Seorang Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Depan Pabrik Coca Cola
UNGARAN[BahteraJateng] – Seorang sopir truk pengangkut pasir ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya saat berhenti di lokasi kantong istirahat truk di Jalan Soekarno-Hatta KM 30, tepatnya di depan pabrik minuman Coca Cola, Kamis pagi (10/4).
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Ari Antono (39), warga Surakarta, sekitar pukul 09.00 WIB. Ari yang juga tengah beristirahat di truknya yang terparkir tepat di depan truk korban, awalnya tidak menyadari keberadaan kendaraan lain di belakangnya.
“Saya istirahat sejak pukul 01.00 WIB, tidak tahu kalau ada truk lain berhenti di belakang. Saat hendak berangkat sekitar jam 9 pagi, saya turun untuk cek kondisi truk, tapi truk di belakang saya tidak bergerak. Saya ajak teman untuk melihat ke dalam, tapi sopirnya tidak merespon. Kami lalu lapor ke security pabrik di seberang jalan,” ujar Ari.
Security pabrik kemudian segera menghubungi Polsek Bergas. Kapolsek Bergas, AKP Harjono, bersama tim langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
“Dari identitas yang ditemukan, korban diketahui bernama Slamet Hidayat (60), warga Kabupaten Demak, dengan truk bermuatan pasir bernomor polisi H 8786 LE,” jelas AKP Harjono.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Ken Saras untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dokter Merdiana dari RS Ken Saras menyatakan, dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dugaan sementara korban meninggal karena serangan jantung,” kata AKP Harjono.
Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban di Demak melalui koordinasi dengan Polres Demak. Anak kandung korban sebagai perwakilan keluarga menyatakan penolakan autopsi dan menerima jenazah untuk dimakamkan.
“Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga disertai surat pernyataan, termasuk barang-barang pribadi korban kami serahkan secara lengkap,” pungkas AKP Harjono.(sun)

