DPRD Kota Semarang Dorong Pemkot Kembali Mengaktifkan Alat Monitoring Kualitas Udara
SEMARANG[BahteraJateng] – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Dini Inayati, menyampaikan keprihatinannya atas buruknya indeks kualitas udara di Kota Semarang.
Untuk itu, anggota Komisi C DPRD kota Semarang ini mendorong pemerintah kota Semarang untuk kembali memasang dan mengaktifkan alat monitoring kualitas udara disetiap sudut kota.
“Pentingnya mengaktifkan kembali alat monitoring kualitas udara. Karena pemantauan kualitas udara penting diketahui setiap waktu, sebagai bahan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan atas kualitas udara,” ujar Dini pada Senin (14/4).
Lebih lanjut, Dini yang berasal dari fraksi PKS tersebut menyampaikan, buruknya kualitas udara bisa dari kendaraan bermotor. Maka itu harus menjadi kebijakan Pemkot Semarang untuk mengurangi polusi udara dari kendaraan bermotor.
“Pemkot harus bisa mengeluarkan kebijakan yang strategis, seperti perlunya merevitalisasi sistem angkutan masal untuk mengurangi jumlah kendaraan bermotor,” tuturnya.
“Jika sumber kualitas udara buruk dari aktifitas industri, maka bisa mudah diketahui dari limbah apa polusi itu berasal,” imbuhnya.
Dengan alat monitoring udara ini, diharapkan bisa membantu Pemkot untuk memetakan dan mengetahui sumber utama meningkatnya polusi udara di Kota Semarang.
“Maka pentingnya pemerintah untuk segera mengaktifkan alat monitoring kualitas udara,” pungkasnya.(sun)

