Optimalkan Pompa Portable, Pemkot Semarang Kendalikan Genangan di Titik Rawan
Pemkot Semarang melalui DPU Kota Semarang bergerak cepat menangani genangan yang terjadi akibat hujan deras pada Senin (12/5) malam.SEMARANG[BahteraJateng] – Pemkot Semarang melalui DPU Kota Semarang bergerak cepat menangani genangan yang terjadi akibat hujan deras pada Senin (12/5) malam. Untuk mempercepat penyusutan air di sejumlah titik strategis, DPU mengerahkan dua unit pompa portable.
Kepala DPU Kota Semarang, Soewarto, menyebutkan satu unit pompa 8 Inch dipasang di depan Rumah Sakit Islam Sultan Agung, sementara satu unit lainnya ditempatkan di kawasan Gebangsari.

“Kami fokus di titik-titik krusial yang menghambat aktivitas warga. Pompa portable sangat membantu mempercepat aliran air dari badan jalan ke saluran pembuangan,” ujar Soewarto, Selasa (13/5).
Berkat upaya tersebut, hingga Selasa sore genangan berhasil dikendalikan dan hanya tersisa di sisi jalan. Aktivitas lalu lintas pun mulai kembali normal.
Sebelumnya, curah hujan tinggi sebagaimana diprediksi oleh BMKG menyebabkan genangan di beberapa lokasi, termasuk depan RSI Sultan Agung hingga kolong tol Kaligawe. Selain intensitas hujan, terbatasnya kapasitas pompa di Kali Tenggang turut memperlambat proses surutnya air.
Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Semarang mendukung penuh proyek Pengendalian Banjir Sistem Tenggang–Sringin Tahap I yang digagas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Dirjen SDA Kementerian PUPR. Proyek ini dijadwalkan dimulai pada 3 Maret 2025 hingga 20 Februari 2027.
“Proyek tersebut dirancang untuk mengurangi risiko banjir di lahan seluas lebih dari 4.000 hektare yang mencakup tiga kecamatan: Pedurungan, Gayamsari, dan Genuk,” jelas Soewarto.
Pemkot juga terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi di musim hujan serta aktif melaporkan genangan atau kerusakan infrastruktur melalui kanal pengaduan yang tersedia.(sun)

