LPPM Unwahas Gelar Program MBA MAYA Fase Ketiga Serentak di Lima Wilayah
SEMARANG[BahteraJateng] – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program MBA MAYA (Membina dan Memberdaya) Fase Ketiga bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) pada Jumat (15/5).
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) kolaboratif ini dilaksanakan serentak di lima lokasi di Jawa Tengah, yakni Kecamatan Dempet, Donorojo, Genuk, Tambangan, dan Boja, dengan sasaran utama perempuan pelaku UMKM binaan PNM Mekaar.

Ketua LPPM Unwahas, Agus Riyanto, menegaskan bahwa program ini menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan usaha mikro perempuan melalui pendampingan berkelanjutan.
“Program ini merupakan sinergi nyata kampus dan dunia usaha dalam meningkatkan kapasitas UMKM agar mampu berkembang dan beradaptasi di era digital,” ujarnya.
Materi pelatihan yang diberikan meliputi manajemen stok, pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, hingga pengelolaan keuangan usaha mikro.
Para narasumber dari Unwahas menekankan pentingnya digitalisasi usaha, pencatatan keuangan yang tertib, serta inovasi produk agar UMKM mampu bersaing lebih luas.
PT PNM turut mengapresiasi kolaborasi strategis ini sebagai bagian dari pendampingan komprehensif bagi nasabah Mekaar, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga edukasi bisnis praktis.
Ratusan peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan, diskusi, dan konsultasi usaha di masing-masing wilayah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi kewirausahaan perempuan, memperkuat ekonomi keluarga, serta mendorong pertumbuhan UMKM sebagai penopang ekonomi daerah.

