Kirab Budaya Sadranan Kalibanteng Kulon
Kirab Budaya Sadranan Kalibanteng Kulon 2025.(Dok)

Kirab Budaya Sadranan Kalibanteng Kulon 2025 Siap Digelar

SEMARANG[BahteraJateng] – Kirab Budaya Sadranan akan kembali digelar di RW 4, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang pada 19–20 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan tahun kedua pelaksanaan, sebagai upaya pelestarian tradisi lokal dengan kemasan budaya.

Lurah Kalibanteng Kulon, Parjono, menyebutkan bahwa tradisi nyadran sebelumnya dilakukan secara terpisah oleh masing-masing kelompok masyarakat di sekitar tiga makam umum (Banteng Wareng, Ngepoh dan Soen An Ing) yang ada di wilayah tersebut.

Melalui nyadran kirab budaya ini, pihak kelurahan mencoba mengemas potensi yang ada agar lebih guyub, menyatu, mempererat tali silaturahim dan meriah.

“Kegiatan ini baru berjalan sejak 2024. Di sini banyak seniman, dalang, punokawan, termasuk tokoh sesepuh seperti Mbah Bandeng Wareng dan penyebar agama Islam, Mbah Soen An Ing. Mereka dimakamkan di wilayah ini, dan masing-masing memiliki tradisi nyadran tersendiri saat bulan Suro,” ujar Parjono, Kamis (17/7).

Kirab budaya tahun ini direncanakan dihadiri Wali Kota Semarang, Ketua fraksi PDIP, Ketua komisi A DPRD Kota Semarang, Camat Semarang Barat, serta sejumlah perwakilan dari perusahaan melalui program CSR.

Rangkaian acara akan dimulai pada Sabtu, 19 Juli 2025, pukul 12.00 WIB dengan lomba rebana tingkat kelurahan yang diikuti seluruh RW se-Kalibanteng Kulon. Pada malam harinya, seusai salat Isya, dilanjutkan dengan pengajian umum.

Puncak acara digelar Minggu pagi, 20 Juli 2025, pukul 07.00 WIB dengan kirab budaya yang dimulai dari Jalan Lebdosari Raya di bawah makam Mbah Soen An Ing. Rute kirab melintasi Jalan Abdulrahman Saleh dan Jalan Sri Kuncoro III, lalu berakhir di depan Balai RW 4, dekat makam Mbah Bandeng Wareng.

“Dalam kirab juga akan digelar lomba keserasian Kembul Bujono yaitu keserasian pakaian adat, yang akan dinilai oleh tim juri dari Museum Ronggowarsito,” tutup Parjono.

Sebelum kenduri besar dan rebutan gunungan akan diadakan Doa Lintas Agama,santunan anak yatim dan kurang mampu sebanyak 71 anak serta bantuan warga kurang mampu sebanyak 210 paket sembako.

Ia berharap warga Kalibanteng Kulon untuk memasang umbul-umbul, ikut menyengkuyung dan mendukung kegiatan Kirab Budaya ini agar dapat berjalan dengan lancar dan meriah dan menjadi tradisi rutin tahunan.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *