Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji saat audiensi produser, sutradara dan pemeran film Panggil Aku Ayah di kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Kamis (24/7). Foto Ist
| |

Wihaji Nilai Film ‘Panggil Aku Ayah’ Selaras GATI

JAKARTA [BahteraJateng]- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menilai Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) terkait erat dengan film “Panggil Aku Ayah” bakal tayang pada 30 Juli 2025.

“Program GATI Kemendukbangga/BKKBN merupakan gerakan optimalisasi peran ayah untuk menjawab fenomena fatherless,” ungkap dia ketika audiensi produser, sutradara dan pemeran film Panggil Aku Ayah di kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Kamis (24/7).


Dia menilai, film tersebut sangat berkaitan dengan keluarga. Salah satunya dengan program Quick Win GATI Kemendukbangga/BKKBN.

“Selain itu, terkait layanan konseling pra nikah, menikah, akan dan saat memiliki anak, serta konsorsium komunitas ayah teladan.

Tim Produser, Anggia Kharisma mengungkapkan, Panggil Aku Ayah” adalah film merayakan arti keluarga lewat komedi dua debt collector dan perjuangan hidup seorang gadis kecil. Gadis tersebut berhasil mengubah hidup mereka. “Film ini sangat berkaitan dengan program Kemendukbangga,” tuturnya.

Produser Anggie bercerita tentang gerakan ayah mengantar anak di hari pertama sekolah pada 14 Juli lalu cukup viral karena sebagian orang menggunakan penggalan-penggalan video dari trailer film ini.

“Sekaligus kami mengundang secara resmi Menteri Wihaji untuk menghadiri Gala Premiere yang akan dilaksanakan pada 30 Juli mendatang,” ucapnya.

Sementara Tim Promosi Iqbal menjelaskan, CJ Entertainment and Merchandising (CJ ENM) memproduksi film tersebut, sebelumnya pernah memproduksi film Keluarga Cemara (2019), Nuansa The Movie (2021), Musikal Keluarga Cemara (2024), Jumbo (2025).

“Bisa dilihat bahwa kami sangat fokus pada anak dan keluarga. Untuk film Panggil Aku Ayah, film lebih khusus kepada ayah dan secara general kepada keluarga utuh,” jelasnya.

Iqbal juga mengatakan akan ada kolaborasi bersama jika Kemendukbangga/BKKBN ingin join. “Ayo, kita bersama-sama melakukan kegiatan bersama untuk visi yang sama, yaitu keluarga.”*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *