Bejo Jahe Merah Jaga Stamina Tubuh Tetap Fit
SEMARANG [BahteraJateng] – Bejo Jahe Merah berkomitmen menemani generasi muda demi stamina tubuh tetap terjaga sehingga terhindar dari masuk angin.
Group Brand Manager Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, Rindu Melati Siregar mengatakan, pentingnya menjaga tubuh tetap fit selama perjalanan.

“Hal yang paling sering para traveler alami ketika menjelajahi alam adalah masuk angin dan mabuk darat bisa mengganggu keseluruhan perjalanan,” kata Rindu, dalam siaran rilis, Senin (28/7).
Dia melanjutkan, Indonesia punya herbal asli yakni jahe merah memiliki manfaat kehangatan mampu gejala mual dan pusing. Selain itu, menjaga tetap tetap fit.
“Kebaikan jahe merah ada dalam Bejo Jahe Merah yang bisa jadi teman dalam perjalanan,” kata Rindu Melati Siregar.
Bejo Jahe Merah siap menemari anak-anak muda dan para traveler untuk menikmati perjalanan mereka. Kemasan sachet mudah hingga ke sudut pulau manapun akan menjadi solusi kesehatan praktis dalam perjalanan panjang menikmati kekayaan budaya, alam, dan kuliner Indonesia.
Bejo Jahe Merah kini sedang giat mengajak generasi muda untuk mengeksplorasi permata tersembunyi di Indonesia dengan tagar #PamerIndonesia, juga turut bangga menjadi warga Indonesia tercermin dengan tagar #AkuMerahPutih.
Kampanye ini menjadi bagian dari Anti Angin Angin Club dan dapat memperkenalkan potensi wisata Borneo dan daerah lain di Indonesia karena kekayaan alamnya.
Melalui media sosial, keindahan alam dan ragam budaya di Indonesia melampaui batas-batas pulau. Oleh karen itu, kampanye ini melibatkan sejumlah traveler seperti Urrofi, Jeremy Owen, Juwita Situmorang, Bang Ijal dan We The Sibs.
Bejo Jahe Merah sebagai teman traveling jadi bentuk apresiasi dan kebanggaan terhadap alam Indonesia memberikan manfaat di manapun dan kapanpun. Selain itu, menunjukkan kayanya pengetahuan dan biodiversitas dalam negeri menjadi ikon Indonesia.
“Kandungan jahe merah, adas, mint, cabe jawa juga kurma tidak hanya memberikan kehangatan, namun juga tinggi antioksidan,” kata dia.
Dia melanjutkan, sifat alami jahe merah juga anti-inflamasi dapat membantu meredakan kembung, mual dan mendukung kekebalan tubuh. Manfaat Bejo Jahe Merah dapat membantu traveler bisa menjaga daya tahan tubuhnya selama menjelajahi indahnya Indonesia.
Salah satu dari penjelajah sebagai konten kreator bermitra dengan Bejo Jahe Merah, Daffa Urrofi atau URROFI. Dia turut menyatakan ketertarikan untuk menjelajahi Indonesia, terutama Borneo.
“Setiap pulau di Indonesia menawarkan pengalaman yang sangat berbeda. Pulau Kalimantan begitu besar, bahkan lebih besar dari Spanyol, sehingga setiap sudutnya dapat menawarkan kebudayaan, pemandangan dan pengalaman sangat unik dan berbeda,” kata dia.
Dia melanjutkan, ada banyak lokasi keindahannya belum banyak orang mengetahui. Selain dari menjelajah, dia juga punya misi untuk menangkap tempat-tempat ini dengan kamera dan menyingkap hidden gem ini.
Misi Urrofi selaras dengan misi Bejo Jahe Merah #PamerIndonesia, membanggakan tujuan wisata Indonesia dengan alam sangat berharga bak permata. Bersama dengan mobil SUV merah dengan Bejo, Urrofi akan menjelajah Borneo dan mengabadikan keindahan permata tersembunyi di balik hutan rimbun, pantai indah dan aliran deras sungai. Perjalanan ini akan mulai di Balikpapan, menyusuri garis pantai dan perbatasan tiga negara di Kinabalu dikenal sebagai “atap Borneo”.
Selain mengunjungi kota-kota besar seperti Samarinda, Palangkaraya, dan Pontianak–kota titik khatulistiwa, Urrofi juga akan mengunjungi berbagai pesona alam ditawarkan Borneo. Salah satunya Taman Nasional Tanjung Puting menjadi rumah orangutan dan Bukit Kelam, batu monolit terbesar di dunia dan menjadi satu-satunya rumah tumbuhan langka kantong semar (Nepenthes clipeata).
Perjalanan menjelajah Pulau Borneo merupakan road trip besar ketiga Urrofi untuk menikmati keindahan dari Indonesia dengan total jarak tempuh 4500 KM.
“Sambil Bejo si mobil merah dan Bejo Jahe Merah, penjelajahan Borneo hingga ke sudut-sudutnya bisa berjalan lancar. Semoga hidden gems Borneo dapat terungkap satu demi satu dan jadi tujuan wisata banyak masyarakat muda Indonesia,” tutup Urrofi.

