|

Dapur Umum Cibeunying Masak sejak Pukul 3, Siapkan Ribuan Porsi Makanan Tiap Hari

CILACAP[BahteraJateng] – Dapur umum yang didirikan Dinas Sosial (Dinsos) di lokasi longsor Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, bekerja tanpa henti selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi, petugas, dan relawan.

Sejak bencana terjadi, dapur umum langsung beroperasi dan menyiapkan ribuan porsi makanan setiap harinya.

Kepala Dapur Umum, Slamet Riyadi, mengatakan proses memasak dimulai jauh sebelum subuh. Pada Jumat dini hari, tim dapur umum tiba di lokasi dan memulai aktivitas memasak pada pukul 03.00.

Pada masakan pertama, dapur umum menyiapkan 400 porsi, kemudian meningkat menjadi 600 porsi, dan pada siang hari mencapai 950 porsi dalam satu kali masak.

Dalam sehari, dapur umum melakukan tiga kali kegiatan memasak untuk kebutuhan makan pagi, siang, dan malam. Total ribuan porsi makanan disiapkan untuk didistribusikan kepada pengungsi maupun petugas gabungan yang berada di beberapa titik lokasi bencana.

Saat ini, logistik makanan untuk pengungsi tercatat sekitar 350 paket dan didistribusikan ke rumah-rumah warga yang menampung pengungsi selain tenda utama.

Petugas Dinsos Provinsi Jawa Tengah, Rohmat Gusyanto, menjelaskan bahwa wilayah Cibeunying pernah diingatkan mengenai potensi longsor pada 2021.

Namun, kejadian kali ini terjadi di luar perkiraan. Begitu mendapat laporan bencana, tim Dinsos provinsi dan kabupaten langsung menuju lokasi membawa bantuan logistik, pangan, serta mendirikan dapur umum.

Menurutnya, dapur umum melayani seluruh kebutuhan makanan untuk warga, petugas gabungan, dan relawan. Selain makanan, bantuan berupa kasur, selimut, dan perlengkapan tidur lainnya juga telah dikirimkan. Berbagai lembaga seperti Baznas, PMI, dan relawan turut mendukung penyaluran bantuan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terpenuhi sejak hari pertama bencana.

Ia telah menginstruksikan jajaran Pemprov Jateng dan Pemkab Cilacap agar seluruh bantuan pangan, logistik, obat-obatan, dan perlengkapan tambahan segera dikirim ke lokasi. Pembenahan pascabencana juga disiapkan untuk percepatan pemulihan. (sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *