Bupati Jepara Witiarso Utomo mengunjungi peternakan kambing boer milik Marsudi di desa bawu, kecamatan batealit, Selasa (11/11). [Foto: Dok Inews.id]
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengunjungi peternakan kambing boer milik Marsudi di desa bawu, kecamatan batealit, Selasa (11/11). [Foto: Dok Inews.id]
| |

Mas Wiwit : Kecamatan Batealit Akan Dijadikan Pusat Ternak Kambing Boer

JEPARA[BahteraJateng] – Bupati Jepara Witiarso Utomo mengunjungi peternakan kambing boer milik marsudi di desa bawu, kecamatan batealit, Selasa (11/11). Sedikitnya  140 ekor kambing menempati seluruh ruang kandang yang tersekat papan kayu.

Melihat prospek yang menjanjikan, Bupati Witiarso Utomo memberikan dukungan dalam mengembangkan peternakan kambing boer.

Mas Wiwit, sebutan karib Witiarso, akan melibatkan Baznas untuk membantu dalam kebutuhan peralatan maupun pemasaran bagi warga yang akan turut dalam beternak kambing boer.

“Pemkab akan merangkul Baznas untuk budi daya kambing boer asal Afrika ini,” ujarnya

Menurut Mas Wiwit, ternak kambing boer terbilang menjanjiikan, dan mulai diminati masyarakat.  Sejauh ini pemasaran kambing boer baru dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi dan bibit indukan.

Harga kambing boer untuk konsumsi dijual 80 ribu rupiah perkilogram, sedangkan untuk indukan dikisaran empat juta lima ratus ribu rupiah untuk usia anak hingga 15 juta rupiah untuk usia kambing dewasa.

Jenis kambing asal Afrika ini tampak sehat terawat, karena kebersihan kandang yang selalu terjaga bersih serta pemberian makan yang cukup.

Marsudi memilih ternak kambing boer dibanding jenis kambing lainnya, dikarenakan budidaya kambing boer di Jepara masih terbilang baru. Di samping itu kambing boer lebih mudah beradaptasi terhadap iklim dan cuaca dimanapun tempat dan kambing boer juga tahan dari srangan penyakit.

“Memang di Jepara beternak kambing boer masih terbilang baru. Namun jenis kambing ini sangat mudah beradaptasi dengan cuaca (iklim) setempat di mana pun. Terutama tidak rentan terhadap penyakit,” katanya. (Kominfo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *