Jasa Raharja Gandeng Kecamatan dan Desa Perkuat Edukasi Keselamatan Transportasi di Demak
DEMAK[BahteraJateng] — Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban digelar di Pendopo Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak pada Rabu (26/11).
Kegiatan yang diinisiasi Jasa Raharja Jawa Tengah ini melibatkan aparatur kecamatan, desa, hingga RT/RW sebagai ujung tombak edukasi keselamatan bagi masyarakat akar rumput.
Acara dihadiri Plt. Camat Mranggen Ali Mahbub, Kepala Kanwil Jasa Raharja Jawa Tengah Bimo Ari Sri Narendro, serta perwakilan Polres Demak, IPTU Djoko Prayitno, bersama para ketua RT/RW se-Kecamatan Mranggen.
Peran RT/RW sebagai Agen Keselamatan
Plt. Camat Ali Mahbub menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai angka kecelakaan di wilayahnya masih tinggi dan membutuhkan intervensi berbasis komunitas.
“Semoga melalui edukasi dan kolaborasi ini, angka kecelakaan dapat ditekan,” ujarnya.
Kepala Kanwil Jasa Raharja Jawa Tengah, Bimo Ari Sri Narendro, menegaskan bahwa Mranggen merupakan salah satu wilayah dengan jumlah korban kecelakaan tertinggi di Kabupaten Demak. Karena itu, peran aparatur desa hingga RT/RW dinilai krusial.
“Melalui forum ini, kami mendorong glorifikasi informasi keselamatan. Kami membentuk grup komunikasi daring untuk memudahkan penyebaran informasi hingga tingkat warga,” kata Bimo.
Edukasi, Pre-Test, dan Hadiah Helm SNI
Peserta kegiatan mengikuti pre-test yang diakses melalui pemindaian kode QR. Tiga peserta dengan nilai tertinggi dan tercepat memperoleh helm SNI sebagai bentuk penghargaan dan kampanye keselamatan.
Jasa Raharja juga mengingatkan pentingnya kepemilikan SIM sebagai syarat sah berkendara sekaligus mempermudah proses klaim jika terjadi kecelakaan. Sepanjang tahun, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sekitar Rp 14 miliar di Kabupaten Demak.
Besaran santunan yang diberikan meliputi:
Rp 50 juta untuk korban meninggal dunia
Rp 20 juta untuk korban luka-luka
Jasa Raharja menyampaikan bahwa proses klaim kini telah terintegrasi dengan kepolisian, 308 rumah sakit di Jawa Tengah, serta BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Petugas juga aktif melakukan jemput bola kepada para korban.
Materi Keselamatan dari Polres Demak
Kasat Gakkum Polres Demak, IPTU Djoko Prayitno, memaparkan pentingnya perilaku tertib berkendara, mulai dari konsentrasi di jalan, memprioritaskan pejalan kaki, hingga disiplin memakai helm dan sabuk pengaman. Ia juga menjelaskan mekanisme Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai sistem penegakan hukum berbasis elektronik.
Deklarasi Agen Keselamatan
Kegiatan ditutup dengan pembacaan deklarasi Komitmen Agen Keselamatan Transportasi Jasa Raharja, diikuti seluruh peserta sebagai bentuk komitmen bersama menurunkan angka kecelakaan di wilayah Mranggen.(day)

