Perhutani KPH Kebonharjo
Perhutani KPH Kebonharjo bersama Yayasan Tunas Rimba Perhutani (YTRP) Cabang Kebonharjo ajarkan anak-anak Kelompok Belajar Tunas Silva dan Taman Kanak-Kanak Tunas Rimba untuk belajar menanam pohon jati di lokasi hutan, Kamis (4/12).(Dok Humas KPH Kebonharjo)
|

Perhutani Bersama YTRP Ajak Anak Usia Dini Menanam Dihutan Kebonharjo

TUBAN[BahteraJateng] – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo bersama Yayasan Tunas Rimba Perhutani (YTRP) Cabang Kebonharjo ajarkan anak-anak Kelompok Belajar Tunas Silva dan Taman Kanak-Kanak Tunas Rimba untuk belajar menanam pohon jati di lokasi hutan pada Kamis (4/12).

Kegiatan ini diikuti sekitar seratus siswa di dampingi guru pengajar dan orang tua siswa serta Perwakilan Pengurus YTRP Cabang Kebonharjo. Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk sejak dini kecintaan anak terhadap lingkungan.


Administratur KPH Kebonharjo, Rovi Tri Kuncoro, sangat mendukung sekolah dalam upaya memperkenalkan lingkungan sejak dini kepada siswa PAUD dan TK Tunas Tinas Rimba yang ada di wilayah KPH Kebonharjo.

“Pengenalan dan edukasi lingkungan memang sebaiknya diterapkan sejak dini, sehingga memunculkan kecintaan anak-anak terhadap lingkungan terlebih hutan, mengingat mereka adalah generasi penerus pelestarian hutan” ungkap Rovi Tri Kuncoro, disela-sela kegiatan.

Ia menambahkan tumbuh kembang anak sangat penting untuk diperhatikan pada rentang usia 1 hingga 12 tahun. Pada fase ini setiap hal yang dipelajari oleh anak akan membentuk karakternya hingga dewasa.

Tidak hanya akademik atau pelajaran yang diterima di sekolah formal saja, mengenalkan dan mengedukasi anak tentang alam juga penting, salah satunya mengenai manfaat hutan dan cara menanam pohon.

Sementara itu, Ketua YTRP Cabang Kebonharjo, Dwi Setyorini mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada KPH Kebonharjo yang sudah mendukung kegiatan menanam kepada anak-anak Paud dan TK Tunas Rimba.

“Kegiatan menanam langsung seperti ini akan mengajarkan banyak hal serta membentuk karakter penting pada anak mulai dari kedisiplinan, kesabaran, hingga bagaimana kita harus kerja keras untuk menghasilkan sesuatu yang diharapkan,” ungkap Dwi Setyorini.

Ditempat yang sama salahsatu guru pendamping, Suciani mengucapkan terimakasih kepada Perhutani KPH Kebonharjo yang sudah berkenan mengajarkan cara menanam pohon di hutan serta mengenalkan anak-anak akan manfaat hutan untuk kehidupan sehari-hari.

“Semoga apa yang sudah diberikan bisa bermanfaat untuk anak-anak dan bisa diterapkan di lingkungannya sehingga lingkungan sekitar menjadi hijau, sehat dan asri,” kata Suciani.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *