BNPB
Tim PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat melaksanakan pemasangan tiang listrik di wilayah terdampak bencana sejak 3 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan memulihkan jaringan listrik yang terputus akibat bencana. Perbaikan dilakukan di wilayah Kabupaten Agam, Kamis (4/12).(Dok BNPB)

Pemulihan Infrastruktur Listrik Sumbar Capai 100 Persen, Jalan dan Jembatan Terus Diperbaiki

PADANG[BahteraJateng] – Pemulihan infrastruktur listrik di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) dilaporkan telah kembali normal 100 persen pada Jumat (5/12).

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. Ia menyampaikan bahwa kerusakan jaringan listrik di wilayah terdampak bencana berangsur pulih sejak awal pekan.

Menurutnya, seluruh jaringan listrik di 19 kabupaten dan kota kini berfungsi kembali. Wilayah terakhir yang berhasil dipulihkan adalah Kecamatan Palembayan di Kabupaten Agam.

“Hambatan utama yang dihadapi petugas berada pada kondisi jalur yang berlumpur. Namun mereka bekerja keras mengoptimalkan pemulihan jaringan. PLN telah memulihkan 99,8 persen kelistrikan sejak Senin (1/12),” kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya.

Adapun daerah yang telah pulih meliputi Kota Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, serta Kabupaten Dharmasraya, Kepulauan Mentawai, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan, Tanah Datar, dan Agam.

Sementara itu, upaya penanganan darurat terhadap kerusakan jalan dan jembatan terus dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan dinas terkait. Data per Jumat (5/12) menunjukkan dampak bencana terhadap 30 ruas jalan nasional dan 12 jembatan nasional. Longsor tercatat terjadi di 63 titik, sedangkan banjir melanda 32 titik.

Selain itu, 80 ruas jalan non-nasional dan 32 jembatan non-nasional juga terdampak. Sejumlah ruas masih terputus, termasuk Sicincin–batas Kota Padang Panjang KM 63+500 yang mengalami kerusakan berat. Perbaikan ditargetkan memakan waktu 14 hari dengan membuka satu lajur untuk kendaraan ringan.

Sementara beberapa akses utama sudah dapat dilalui, seperti jalur Padang–Pariaman–Pasbar–batas Sumut, Padang Panjang–Bukittinggi–batas Riau, Padang–Painan–batas Bengkulu, dan Padang–Solok–Dharmasraya–batas Jambi. Saat ini, 23 ekskavator, 11 dump truck, dan 6 wheel loader dikerahkan untuk percepatan perbaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *