Polisi Tangkap Empat Orang Diduga Pelaku Pengeroyokan Anggota Pagar Nusa di Mranggen
DEMAK[BahteraJateng] – Polres Demak mengamankan empat terduga pelaku pengeroyokan yang menewaskan MBS (17), anggota Pagar Nusa Kota Semarang.
Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan intensif oleh Polsek Mranggen bersama Polres Demak terkait peristiwa tragis di jembatan penyeberangan (fly over) Ganefo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak pada Jumat (26/12) dini hari.
Kapolsek Mranggen, AKP Kumaidi mengatakan, para terduga pelaku berasal dari wilayah Mranggen dan Kabupaten Grobogan. Seluruhnya diketahui masih berusia remaja.
“Dari hasil penyelidikan sementara, kami telah mengamankan empat orang terduga pelaku pengeroyokan. Mereka berasal dari Mranggen dan satu dari Grobogan. Rata-rata masih berusia remaja,” ujar AKP Kumaidi saat dikonfirmasi pada Sabtu (27/12).
Meski sejumlah terduga pelaku telah diamankan, kepolisian menegaskan proses hukum masih terus berjalan. Penyidik kini mendalami peran masing-masing pelaku, menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain, serta mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.
“Walaupun kasus ini ditangani Polres Demak, kami dari Polsek Mranggen tetap membantu proses penyelidikan hingga tuntas,” tegasnya.
Kasus pengeroyokan ini menjadi sorotan luas publik setelah korban meninggal dunia akibat kekerasan yang diduga berkaitan dengan aktivitas balapan liar.
Praktik tersebut selama ini dinilai meresahkan masyarakat dan kerap memicu tindak kekerasan di jalanan.
Keluarga besar Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa mendesak aparat penegak hukum untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat secara transparan, tidak hanya pelaku di lapangan.
Mereka juga meminta penindakan tegas terhadap aktivitas balapan liar serta jaminan keadilan bagi korban dan keluarganya.
Tragedi meninggalnya anggota Pager Nusa dipandang sebagai momentum untuk menghentikan pembiaran terhadap balapan liar yang telah berulang kali memakan korban. Hingga kini, publik menanti langkah lanjutan aparat dalam menuntaskan kasus tersebut secara menyeluruh dan transparan.

