BKPH Beran Gelar Komsos
BKPH Beran KPH Randublatung, menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan sosialisasi kepada para penggarap lahan di Petak 80a1, Rabu (18/2).(Dok. KPH Randublatung)

BKPH Beran Gelar Komsos Guna Wujudkan Keberhasilan Tanaman

BLORA[BahteraJateng] – Dalam upaya mencapai keberhasilan tanaman, Asper/KBKPH Beran KPH Randublatung menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan sosialisasi kepada para penggarap lahan di Petak 80a1 pada Rabu (18/2).

Hadir dalam pertemuan tersebut Asper/KBKPH Beran, Muslim, Babinkamtibmas Desa Bodeh, Babinsa Desa Bodeh, Ketua LMDH Ngudi Jati Lestari, KRPH BKPH Beran, Mandor Tanam, Mandor Polter, dan para penggarap lahan petak 80a1.


Asper/KBKPH Beran, Muslim mewakili Administratur/KKPH Randublatung, Herry Merkusiyanto Putro, menyampaikan terima kasih kepada semua undangan yang bisa hadir dalam acara sosialisasi keberhasilan tanaman hutan.

“Kami berharap para penggarap juga ikut berperan dalam menjaga dan merawat tanaman ini supaya hutannya tetap lestari,” ujar Muslim.


Muslim juga mengajak kepada semua pihak untuk memberikan wawasan tentang pentingnya keberadaan hutan.

“Karena hutan merupakan suatu ekosistem yang saling berkesinambungan dan hutan juga merupakan hal paling utama untuk dijaga kelestariannya demi kelangsungan anak cucu kita kedepan,” ungkap Muslim.

Lebih lanjut muslim menegaskan bahwa lahan hutan dapat digarap, tetapi harus mengikuti aturan dan prosedur yang ada, tidak boleh merusak tanaman kehutanan jati.

“Kategori yang masuk pengrusakan tanaman, penyemprotan herbisida maupun pestisida yang bisa mengakibatkan tanaman mati, perempelan daun jati, khususnya pada tanaman jati muda, dan pengrusakan tanaman masuk dalam unsur pidana atau tindak kejahatan. Maka, kami harapkan kepada penggarap petak 80a1 ini supaya ikut menjaga dan merawat tanaman kehutanan,” ujar Muslim.

Ketua LMDH Ngudi Jati Lestari, Wilnoto sekaligus mewakili Kepala Desa Bodeh, Munadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir, serta terima kasihnya karena LMDH dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi.

“Hutan sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat, tentunya harus dijaga kelestariannya, perlu kami sampaikan juga bahwa kita penggarap sudah diberikan ruang yang cukup yaitu dengan jarak tanam 8 x 3 meter, maka dari itu, agar keberhasilan tanaman dapat tercapai, mari bersama-sama kita jaga agar sukses tanaman, sehingga bisa menjadi hutan Kembali seperti dulu,” jelas Wilnoto.

Babinkamtibmas Desa Bodeh, Winanto juga memberikan apresiasi yang tinggi pada pihak Perum Perhutani yang telah mengadakan komunikasi sosial dan sosialisasi.

“Kami menghimbau kepada semua yang hadir untuk ikut berperan serta dalam menjaga keberadaan Kawasan hutan. Kami sampaikan terima kasih kepada pihak Perhutani yang telah memberikan wawasan perihal kehutanan, sehingga pada akhirnya masyarakat menjadi mengerti fungsi dari pada keberadaan hutan untuk kehidupan. Mari kita bantu keberhasilan tanaman agar bisa menjadi hutan,” kata Winanto.

Babinsa Desa Bodeh, Mugiono berharap tali silaturahmi tetap terjaga antara Perhutani dengan masyarakat sekitar dan stakeholder yang ada.

“Mari semua warga masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan keberadaan kawasan hutan ini,” tandas Mugiono.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *