Panen Raya Jagung Blora Jadi Bukti Konkret Program Ketahanan Pangan Nasional
BLORA[BahteraJateng] – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar Polres Blora di Dukuh Sumengko, Desa Bodeh, Kecamatan Randublatung pada Sabtu (16/5), menjadi bukti nyata keberhasilan program ketahanan pangan nasional dari tingkat daerah hingga nasional.
Kegiatan yang terhubung virtual dengan pusat acara di Tuban, Jawa Timur, ini merupakan bagian dari program nasional yang diresmikan langsung Presiden RI, mencakup panen raya jagung, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono menyampaikan, panen raya ini menunjukkan hasil konkret keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian dan menjaga stabilitas pangan nasional.
“Polres Blora bersama pemerintah daerah, TNI, Bulog, dan petani terus bersinergi memastikan produksi jagung berjalan baik sekaligus mendukung distribusi pangan nasional,” ujarnya.
Presiden RI dalam sambutannya mengapresiasi langkah Polri yang tidak hanya berperan dalam keamanan, tetapi juga aktif mendukung swasembada pangan nasional.
Selain meningkatkan produksi, pembangunan gudang ketahanan pangan dinilai penting untuk menjaga kualitas dan distribusi hasil panen.
Saat ini Polri telah memiliki 18 gudang jagung berkapasitas masing-masing 1.000 ton dan menargetkan perluasan infrastruktur pangan di berbagai daerah.
Bupati Blora Arief Rohman bersama Forkopimda turut hadir dalam panen simbolis tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian lokal.
Melalui panen raya ini, Blora menunjukkan kesiapan daerah dalam menopang kebutuhan pangan nasional, sekaligus memperkuat jalur distribusi jagung dari sentra produksi menuju cadangan pangan strategis nasional.

