Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II 2026, Infrastruktur di Jatiayu Rampung 100 Persen
YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0730/Gunungkidul resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Padukuhan Sawahan 13, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo itu berhasil menuntaskan seluruh sasaran fisik dan nonfisik dengan capaian 100 persen.
Program TMMD dilaksanakan selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, sejumlah pekerjaan fisik berhasil diselesaikan, di antaranya pembangunan jalan cor blok atau rabat beton sepanjang 569 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter.
Selain pembangunan jalan, TMMD juga merealisasikan pembangunan talud sepanjang 50 meter dengan tinggi 1 meter, serta rehabilitasi satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Sawahan 13.
Kegiatan tersebut didukung anggaran sebesar Rp300 juta yang berasal dari APBD DIY senilai Rp75 juta dan APBD Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp225 juta. Pelaksanaan program melibatkan 40 personel TNI, 10 anggota Polri, 20 personel dari dinas atau OPD terkait, serta partisipasi aktif sekitar 40 warga setiap harinya.
Dalam upacara penutupan, Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa pembangunan desa menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, kementerian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan maupun daerah terpencil,” ujar Dandim saat membacakan amanat.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, turut mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan TMMD di Jatiayu. Ia menilai semangat gotong royong masyarakat setempat sangat luar biasa, bahkan warga memberikan swadaya tambahan untuk mendukung pembangunan.
“Pembangunan jalan ini sudah selesai. Saya mengucapkan terima kasih atas sengkuyung dan gotong royong Bapak dan Ibu semua,” kata Endah.
Sementara itu, Lurah Jatiayu menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut memberikan manfaat besar bagi warga karena kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.
Sebagai penanda berakhirnya program TMMD, dilakukan penandatanganan prasasti oleh Komandan Satgas TMMD bersama Bupati Gunungkidul, dilanjutkan pemotongan pita di lokasi pembangunan.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa berbagai penyuluhan kepada masyarakat yang digelar pada 5 Mei 2026 di Balai Kalurahan Jatiayu.
Melalui program tersebut, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mendorong warga untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.(day)

