Tiga Juleha dan Imam Masjid Baiturrahman Disiapkan Sembelih Hewan Korban Iduladha1447 H
SEMARANG[BahteraJateng] – Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Jawa Tengah menyiapkan tiga orang juru sembelih halal (Juleha) untuk menyembelih puluhan hewan korban dalam perayaan hari raya Iduladha 1447 H / 2026 ini.
Ketua Takmir MRB Jateng, KH Multazam Ahmad, mengatakan hingga satu hari sebelum hari raya Iduladha tahun ini yang jatuh pada hari Rabu (27/5/2026) ini MRB telah menerima amanat sebanyak 46 ekor hewan korban dari masyarakat, diperkirakan jumlah itu akan masih bertambah.
“Dari sejumlah itu, 33 diantaranya berupa kambing dan 13 sapi yang satu diantaranya
dari Wali kota Semarang. Diperkirakan jumlah hewan korban yang akan disembelih di sini akan terus bertambah, sejumlah warga ada yang menyampaikan informasi kepada kami akan mengirim hewannya setelah sholat Id besok pagi,” kata kiai Mulltazam di Semarang pada Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, untuk menyembelih puluhan ternak korban itu MRB menyiapkan tiga juleha yang dimiliki masjid, mereka itu setiap hari bertugas sebagai imam sholat rawatib MRB
Ketiga imam masjid itu adalah KH Nur Khafidzin al Hafidz, KH Masruri Munajad al Hafidz dan KH Amanullah al Hafidz. Selanjutnya untuk penanganan hewan ternak korban setelah disembelih akan dikerahkan 20 orang yang menjadi bagian dari tim Juleha itu.
Dia menambahkan, tim itu sangat profesional dalam memanage daging kurban , mulai dari pemisahan daging, tulang, jeroan hingga kulitnya, bahkan sampai pembungkusan (packaging)nya.
Dengan demikian, ujarnya diperkirakan proses pembungkusan daging dan pendistribusiannya akan tuntas saat menjelang petang hari. Agenda penyembelihan hewan korban MRB dijadwalkan pada hari kamis (28/5/2026) atau sehari setelah solat Iduladha.
Kenapa penyembelihan tidak dilakukan setelah solat id, menurunnya tidak ada alasan khusus, semata alasan kepraktisan saja, pada hari itu setelah sholat Id banyak warga dan panitia Iduladha di masjid dan musholla yang melakukan penyembelihan hewan korban.
“MRB memilih sehari setelah solat Id untuk agenda penyembelihan agar syiar idul qorban tetap menggema pada hari tasyrik, masa tiga hari setelah solat Iduladha,” tuturnya.(day)

