Agustina Ajak Warga Muliakan Ibu Lewat Nobar Gala Premiere Film “Jangan Buang Ibu
SEMARANG[BahteraJateng] – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengajak masyarakat untuk lebih memuliakan dan menghargai peran ibu dalam kehidupan keluarga. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri nonton bareng gala premiere film Jangan Buang Ibu di XXI Paragon, Semarang pada Rabu (3/6).
Menurut Agustina, film karya sutradara Hadrah Daeng Ratu tersebut menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga hubungan dengan orang tua, terutama ibu, di tengah kesibukan dan tuntutan kehidupan modern.
“Kadang kita terlalu sibuk mengejar masa depan hingga lupa kepada orang yang sejak awal selalu memperjuangkan masa depan kita. Ibu tidak pernah berhenti mencintai, mendoakan, dan menunggu anak-anaknya pulang,” ujar Agustina.
Film tersebut mengisahkan perjuangan seorang ibu tunggal bernama Ristiana yang membesarkan tiga anaknya dengan penuh pengorbanan. Namun, ketika anak-anaknya telah sukses, jarak emosional perlahan muncul akibat kesibukan dan ego masing-masing.
Agustina menilai cerita dalam film itu dekat dengan realitas yang terjadi di masyarakat. Banyak orang tua, kata dia, tidak membutuhkan materi semata, tetapi lebih merindukan perhatian, kehadiran, dan waktu bersama anak-anak mereka.
Acara gala premiere turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, pelaku usaha, komunitas sosial, serta para pemeran film. Salah satu pemeran utama, Reval Hady, berharap film tersebut dapat menjadi pengingat bagi masyarakat akan besarnya pengorbanan seorang ibu.
Selain menyampaikan pesan kemanusiaan, Agustina juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam mendukung perkembangan industri kreatif dan perfilman. Menurutnya, film memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat, menyebarkan nilai kemanusiaan, serta memperkenalkan wajah kota kepada publik yang lebih luas.
“Semarang ingin menjadi rumah yang nyaman bagi para sineas untuk berkarya dan menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, ketahanan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh ketahanan keluarga. Karena itu, memuliakan ibu merupakan bagian penting dalam membangun peradaban yang kuat.(sun)

