IPM Kota Semarang Berstatus Sangat Tinggi
SEMARANG[BahteraJateng] – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang mencapai 84,43 pada tahun 2023, menunjukkan peningkatan 0,35 dari tahun sebelumnya. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang, Fachruddin Tri Ubajani, menyampaikan bahwa IPM Kota Semarang terus mengalami peningkatan dalam satu dekade terakhir. Fachruddin menjelaskan bahwa peningkatan ini terjadi pada semua komponen, termasuk kualitas kesehatan, pendidikan, dan pengeluaran per kapita yang disesuaikan.
Menurut data BPS, pada tahun 2013, IPM Kota Semarang tercatat sebesar 79,24. Dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 0,71 persen per tahun, IPM Kota Semarang berhasil meningkat dari level “tinggi” menjadi “sangat tinggi”. Fachruddin menekankan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen kota dalam meningkatkan kualitas hidup warganya.
“IPM Kota Semarang rata-rata tumbuh sebesar 0,71 persen per tahun dan meningkat dari level ‘tinggi’ menjadi ‘sangat tinggi’,” lanjutnya sebagaimana laporan yang diterbitkan BPS, Sabtu (13/7/2024).
Selain IPM, Umur Harapan Hidup di Kota Semarang juga mengalami peningkatan signifikan dalam sepuluh tahun terakhir. Data BPS menunjukkan bahwa peningkatan yang paling signifikan terjadi pada tahun 2021, 2022, dan 2023. Fachruddin menyebutkan bahwa Umur Harapan Hidup saat lahir di Kota Semarang pada tahun 2013 adalah 77,18 tahun, sedangkan pada tahun 2023 mencapai 77,90 tahun.
“Sebagai perbandingan, Umur Harapan Hidup saat lahir di Kota Semarang pada tahun 2013 adalah 77,18 tahun. Sementara pada tahun 2023 mencapai 77,90 tahun,” imbuh Fachruddin.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengunggah grafik Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Umur Harapan Hidup (UHH) di akun Instagram pribadinya. Unggahan tersebut mendapat respon positif dari warganet. Banyak yang memuji kepemimpinan Mbak Ita dalam membangun Kota Semarang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Salah satu komentar dari akun @ranainya berbunyi, “Sehat selalu Bu Wali, guyub rukun saklawasse bareng-bareng bangun Kota Semarang.” Akun lainnya, @cece_chia, menulis, “Keren, dengan kepemimpinan Bu Ita membuat Kota Semarang semakin lebih baik, dan sejahtera masyarakatnya.”
Tidak hanya dari dalam negeri, kepemimpinan Mbak Ita juga mendapat pengakuan dari dunia internasional. Salah satu warganet dengan akun @ustadzsukarno menambahkan, “Dunia internasional mengakui kepemimpinan Mbak Ita, alumni Undip memang hebat.”
Prestasi yang dicapai Kota Semarang dalam meningkatkan IPM dan Umur Harapan Hidup menunjukkan keberhasilan strategi pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah kota. Dengan komitmen yang kuat, Kota Semarang terus bergerak menuju kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh warganya.

