Pemkot Semarang Berencana Betonisasi Jalan Anjasmoro Raya
SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) akan melakukan betonisasi Jalan Anjasmoro Raya, menggunakan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024. Betonisasi ini dimungkinkan setelah pengembang Puri Anjasmoro menyerahkan aset jalan tersebut kepada Pemkot Semarang. Penyerahan ini baru dilakukan minggu ini, seperti yang disampaikan oleh Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, pada Selasa, 13 Agustus 2024.
Sebelum penyerahan aset, perbaikan Jalan Puri Anjasmoro Raya menjadi tanggung jawab pengembang Puri Anjasmoro. Namun, setelah menjadi aset pemerintah kota, Pemkot Semarang bisa mengalokasikan anggaran untuk betonisasi melalui perubahan APBD 2024. Proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap pertama, betonisasi Jalan Anjasmoro Raya akan dilakukan dari gerbang Puri Anjasmoro menuju Jalan Arteri Semarang. Setelah tahap pertama selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan betonisasi dari gerbang Puri Anjasmoro hingga rel kereta.

Proses betonisasi Jalan Anjasmoro Raya ini tidak bisa dilakukan secara instan. Menurut Suwarto, jalan yang saat ini masih berupa paving harus dibongkar terlebih dahulu sebelum betonisasi dapat dilakukan. “Harus dikupas dulu pavingnya untuk kemudian diganti beton. Dari dulu kan jalan Puri itu dalam kondisi paving, terus diaspal, setelah rusak itu baru diserahkan ke Pemkot Semarang,” jelas Suwarto. Saat ini, DPU masih menghitung Detail Engineering Design (DED) dan menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk proyek ini.
DPU berharap betonisasi dapat dimulai secepatnya, dengan target realisasi pada bulan September 2024. “Sebentar lagi, paling tidak September bisa realisasi. Harapannya bisa cepat. Ini kan sudah pertengahan bulan Agustus. Kan baru diserahkan, setelah itu baru bisa dibangun,” kata Suwarto.
Selain Jalan Anjasmoro Raya, beberapa ruas jalan lain di Semarang juga akan diusulkan untuk perbaikan melalui betonisasi pada APBD Perubahan 2024. Beberapa di antaranya adalah Jalan Medoho, Jalan Gebang Anom di Genuk, dan Jalan Tinjomoyo.
Dengan betonisasi ini, Pemkot Semarang bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, sehingga dapat mendukung mobilitas warga dengan lebih baik dan memastikan jalan-jalan tersebut lebih tahan lama.

