Polsek Genuk Berhasil Gagalkan Aksi Tawuran Gangster di Bangetayu
SEMARANG[BahteraJateng] – Tawuran gangster di Bangetayu berhasil digagalkan aparat kepolisian Polrestabes Semarang Polda Jawa Tengah. Polisi sigap menanggapi laporan masyarakat melalui aplikasi Libas mengenai sekelompok pemuda (gangster-red) yang berencana melakukan tawuran disertai pesta minuman beralkohol.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Genuk Polrestabes Semarang, tepatnya di kawasan Sedayu Indah Kel. Bangetayu Kec. Genuk di Minggu dini hari, 15 September 2024.
Kapolsek Genuk Kompol Rismanto membenarkan kegiatan penggerebekan tersebut, dengan menyatakan bahwa mereka mendapat laporan dari masyarakat yang menyaksikan live sosial media mengenai akun diduga gangster tersebut, yang kemungkinan melibatkan aktivitas kelompok gangster.
“Kami mendapat laporan dari masyarakat yang menyaksikan live sosial media mengenai akun diduga gangster. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan mendalam terhadap aktivitas kelompok remaja yang diduga gangster tersebut,” ujar Kompol Rismanto. Ia menyoroti serius kejadian tersebut, dimana akhir-akhir ini kejadian tawuran antar kelompok gangster sering terjadi dan sangat meresahkan masyarakat.
Penggerebekan dipimpin oleh Kanit Lantas Polsek Genuk AKP Bambang, dari kegiatan itu berhasil menangkap dua remaja dan menyita sejumlah barang bukti.
“Sesampainya di TKP kami melakukan penggerebekan, namun karena kondisi lapangan terbuka menyebabkan banyak remaja yang berhasil melarikan diri. Kami berhasil menangkap dua remaja dan menyita sejumlah barang bukti,” tutur AKP Bambang.
Barang bukti yang disita antara lain 10 (sepuluh) senjata tajam jenis clurit untuk tawuran, 8 (delapan) SPM roda dua, dan 3 (tiga) botol minuman keras jenis Ciu. “Kedua remaja yang ditangkap, berinisial Y (17) dan F (17), masih berstatus pelajar. Keduanya kini diamankan dan diperiksa di unit reskrim Polsek Genuk dengan didampingi orangtuanya,” imbuhnya.
Saat ini Polisi sedang berupaya mengidentifikasi dan menangkap remaja-remaja lain yang terlibat dalam pertemuan dan kemungkinan aksi tawuran tersebut.
Kejadian ini menyoroti semakin besarnya kekhawatiran terhadap aktivitas kelompok gangster di kota Semarang dan pentingnya pengawasan orangtua kepada anak-anaknya serta kewaspadaan masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan. Polrestabes Semarang menghimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Libas dan saluran pelaporan lainnya untuk memastikan tindakan cepat terhadap potensi tindak pidana.(sun)

