Agustina Ajak GP Ansor Kolaborasi dengan Pemkot Semarang Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM
SEMARANG[BahteraJateng] — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang, khususnya dalam program ketahanan pangan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ajakan tersebut disampaikan Agustina saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang GP Ansor Kota Semarang periode 2026-2030 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang pada Minggu (27/9).
Agustina mengatakan keberadaan organisasi kemasyarakatan di Kota Semarang diharapkan tidak hanya menjalankan aktivitas internal organisasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut dia, berbagai program yang dijalankan GP Ansor, seperti bantuan gerobak UMKM dan kegiatan ketahanan pangan, dapat dikolaborasikan dengan program Pemerintah Kota Semarang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Yang kita harapkan dari berbagai macam organisasi yang ada di Kota Semarang, keberadaannya dapat dikolaborasikan dengan program Pemerintah Kota Semarang dan bersama-sama memajukan warga Kota Semarang,” kata Agustina.
Dia menyampaikan Pemkot Semarang siap berkolaborasi dengan GP Ansor selama periode kepengurusan 2026-2030 untuk menghadirkan program yang memberi manfaat kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua GP Ansor Kota Semarang periode 2026-2030 Arif Rahman, mengatakan pihaknya telah menjalankan sejumlah program ketahanan pangan, di antaranya panen raya jagung di Kecamatan Mijen dan penebaran sekitar 40.000 benih ikan nila di kolam Sumurejo, Gunungpati.
“GP Ansor sudah melakukan kegiatan ketahanan pangan. Pertama panen raya jagung di Kecamatan Mijen, kemudian dua minggu lalu kita tebar kurang lebih 40.000 ikan nila di Sumurejo, Gunungpati,” ujar Arif.
Selain ketahanan pangan, GP Ansor juga membagikan sekitar 14 gerobak UMKM kepada kader. Program tersebut ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi kader sekaligus memperkuat kemandirian organisasi.
Arif mengatakan ke depan pihaknya akan mengembangkan program ketahanan pangan tidak hanya pada tahap produksi. GP Ansor juga akan mendorong pengolahan hasil, inovasi pascapanen hingga pemasaran agar memberikan nilai ekonomi yang lebih besar.
“Yang diharapkan Bu Wali tidak hanya cukup penanaman, panen, selesai, tetapi bagaimana GP Ansor membuat inovasi pascapanen, produksi, pemasaran, dan lain sebagainya supaya perputaran ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Pada kesempatan itu, GP Ansor Kota Semarang juga melaunching mobil ambulance Siaga, yang dipergunakan untuk kegiatan sosial.

