Bandara Jenderal Ahmad Yani dan HIPMI Jateng Sinergi Tingkatkan Perekonomian
SEMARANG[BahteraJateng] – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menjalin kerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah melalui penandatanganan nota kesepahaman di bandara setempat pada Selasa (19/8).
Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat perekonomian daerah melalui pengembangan sektor bisnis dan komersial, sekaligus memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Ahmad Yani, Fajar Purwawidada, menyebut sinergi dengan HIPMI merupakan langkah strategis.
“HIPMI adalah organisasi besar yang terbukti berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian, khususnya di Jawa Tengah,” ujarnya.

Fajar menekankan pentingnya konektivitas udara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Sejak 25 April 2025, Bandara Ahmad Yani kembali menyandang status internasional.
“Selanjutnya, bagaimana setiap pihak berkontribusi dan berkolaborasi memanfaatkan konektivitas global ini demi kemajuan ekonomi Jawa Tengah,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum HIPMI Jawa Tengah, Teddy Tirtayadi, optimistis kerja sama ini akan berdampak luas, terutama bagi UMKM, sektor otomotif, dan peluang usaha di area bandara.
“HIPMI dengan 5.500 anggota siap berperan aktif. Kehadiran rute internasional membuat pasar UMKM semakin luas. Kami ingin mendorong pengusaha lokal agar mendapat ruang untuk berkembang,” katanya.
Selain penandatanganan nota kesepahaman, acara juga dirangkai dengan mini talkshow bertema “Sinergi Akselerasi dan Konektivitas Daerah”.
Diskusi menghadirkan Fajar Purwawidada, Ketua Bidang Sinergitas BUMN dan BUMD HIPMI Jateng Rivan Chriswasta, serta Airport Commercial Division Head Bandara Ahmad Yani, Harja Margana.
Melalui sinergi ini, diharapkan bandara sebagai pintu utama turis dan investasi dapat memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

