BPS: Masih Ada 3,4 Jiwa Penduduk Miskin di Jateng
SEMARANG [BahteraJateng]- Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah hingga September 2024 masih mencapai 3,4 Juta orang.
Kepala BPS Jawa Tengah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, jumlah tersebut dibandingkan Maret 2024 sebanyak 3,7 Juta orang atau turun 307,99 ribu.

“Persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2024 sebesar 9,71 persen,
turun menjadi 8,83 persen pada September 2024. Sementara persentase penduduk

miskin perdesaan pada Maret 2024 sebesar 11,34 persen, turun menjadi 10,45
persen pada September 2024,” terang Endang Tri Wahyuningsih, Rabu (15/1).
Dia menerangkan, jumlah penduduk miskin di perdesaan pada Maret 2024 sebanyak 1,87 juta orang, turun sebanyak 156,23 ribu orang menjadi 1,71 juta orang pada September 2024.
Sedangkan, lanjut dia, penduduk miskin di perkotaan pada Maret 2024 sebanyak 1,84
juta orang menjadi 1,68 juta orang pada September 2024.
Menurut dia, faktor berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di provinsi ini adalah perekonomian tumbuh sebesar 4,93 persen (y-on-y) pada triwulan III. Capaian ini jika dibandingkan triwulan I-2024 pertumbuhan ekonomi mengalami sedikit perlambatan
pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2024 sebesar 4,97 persen.
Selain itu, inflasi Jawa Tengah pada bulan September 2024 sebesar 1,57 persen. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan Maret yang sebesar 3,5 persen.
“Selama periode Maret 2024–September 2024 terjadi kenaikan rata-rata upah buruh atau karyawan dari Rp2.252.660 menjadi Rp2.405.447,” kata dia.

