|

Ciptakan Kamtibmas Jelang Pilkada Serentak 2024, Ditintelkam Polda Jateng Gelar Sarasehan di Candi Borobudur

MAGELANG[BahteraJateng] – Guna mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 , Ditintelkam Polda Jawa Tengah menggelar sosialisasi dengan para pelaku jasa transportasi wisata di Candi Borobudur, bertempat di resto Omah Mbudur, Dusun Jowahan, Wanurejo, Kec. Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (3/10/2024).

Pada kegiatan sarasehan yang bertema “Optimalisasi peran jasa transportasi wisata di sekitar candi Borobudur guna mendukung Pilkada Serentak Jawa Tengah yang aman, damai dan kondusif”, menghadirkan narasumber dari Dinporawisata Kab Magelang, Dishub Kab Magelang, dan Satlantas Polresta Magelang.

Pada kesempatan itu, Ditintelkam Polda Jateng, melalui Kasubdit 2 Ditintelkam Polda Jateng, AKBP Mashudi, meminta pelaku jasa transportasi, warga masyarakat dan pemerintah daerah untuk menyamakan persepsi agar bisa mengoptimalkan pelayanan kepada wisatawan Candi Borobudur.

“Kegiatan sarasehan ini untuk menyamakan persepsi, untuk mencegah timbulnya konflik di wilayah Candi Borobudur. Agar tercipta suasana Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Mashudi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan perlunya menjaga toleransi sehingga dapat menciptakan suasana yang aman dan kondusif pada tahun politik ini, baik Pilkada tingkat Kab/Kota dan Provinsi.

“Mari kita ciptakan Pilkada serentak dengan aman dan kondusif. Kalau tidak aman maka wisatawan jadi takut, dimana hal itu akan menurunkan jumlah wisatawan di Candi Borobudur.” tegasnya.

Untuk itu pelaku jasa transportasi wisata di Candi Borobudur agar selalu mempererat sinergitas dengan pelaku usaha dan warga setempat agar wisata Candi Borobudur dapat dikelola dengan lebih baik dan memberikan rasa aman pada wisatawan.

“Harapannya agar dapat mengundang wisatawan. Memberikan wisatawan rasa aman, nyaman dengan pelayanan yang baik maka keselamatan wisatawan terjamin,” katanya.

Kepala Dinporawisata Mulyanto, yang hadir sebagai narasumber menyampaikan bahwa wisata Candi Borobudur adalah destinasi wisata super prioritas.

“Data kami, pada tahun 2023 tercatat jumlah wisatawan Candi Borobudur sebanyak 3,5 juta orang, baik wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya.

Untuk itu, Mulyanto mendorong agar pelaku jasa angkutan selain melayani dengan keramahan juga bisa mempromokan potensi wisata. “Hal itu agar wisatawan berkeinginan untuk berkunjung kembali dan dapat menginap di Magelang. Karena hal itu dapat meningkatkan pendapatan daerah,” tuturnya. Ia menambahkan peran media sangat penting untuk mempromosikan wisata apalagi di Kab Magelang ada wisata baru yaitu pasar seni.

Dishub Kab Magelang, melalui Kabid Angkutan Jalan Arif Muthohar, menyampaikan tentang pentingnya faktor keselamatan wisatawan pengguna jasa angkutan wisata, dengan mematuhi tata tertib berlalulintas dan rutin melakukan maintenance atau pemeliharaan.

Mengenai mobil VW yang dijadikan alat transportasi wisata di Candi Borobudur, menurut Arif Muthohar, dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI No 83 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum pada Kawasan Strategis Nasional, maka transportasi VW termasuk kendaraan transportasi.

“Dalam aturan Kemenhub dijelaskan transportasi mobil VW mempunyai keistimewaan angkutan wilayah tertentu yaitu selain tidak wajib melakukan uji kendaraan bermotor (KIR), juga hanya diperbolehkan melintasi jalan lokal dan jalan desa, tidak boleh melintasi jalan provinsi dan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, IPDA Umy selaku Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Magelang, menyampaikan sosialisasi keselamatan kendaraan wisata. Ia mengatakan bahwa tranportasi VW adalah primadona untuk daerah wisata di Candi Borobudur.

“Transportasi VW merupakan salah satu kelebihan destinasi wisata Candi Borobudur yang ditawarkan kepada para konsumen. Untuk itu keselamatan dijalan raya merupakan tanggungjawab kita bersama,” ujarnya.

“Untuk itu, mematuhi tata tertib berlalulintas dan maintenance alat transportasi perlu selalu dilakukan,” tandasnya.(

Sarasehan diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap yang dibacakan seluruh pelaku transportasi wisata dalam mendukung Polri untuk mensukseskan Pilkada serentak tahun 2024, “Kami komunitas VW Borobudur siap mendukung Polri dalam mensukseskan Pilkada serentak tahun 2024 di wilayah Jawa Tengah yang aman, damai dan kondusif”.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *