|

Dedy Yon Takziah ke Rumah Guru SD yang Diduga Jadi Korban Perampokan

TEGAL[BahteraJateng] – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengunjungi rumah duka almarhum Kusyanto di Gg. Pesendokan, RT 02 RW 03, Desa Tegalwangi, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal pada Selasa (25/11) siang.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono, Kepala BKPSDM Kota Tegal, Plt. Kepala Disdikbud M. Ismail Fahmi, serta perwakilan PT Mandiri Taspen Persero.

Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Tegal sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya Kusyanto, guru SDN Kalinyamat Wetan 3 Kecamatan Tegal Selatan, yang diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan.

Jasad almarhum ditemukan di wilayah Songgom, Kabupaten Brebes. Selain sebagai PPPK guru, almarhum juga bekerja sebagai driver ojek online untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Almarhum meninggalkan seorang istri, Lusi Ervina Novianti—guru di SDN Randugunting 6, Tegal Selatan—serta dua anak yang masih bersekolah di tingkat SMA dan SMP. Saat kunjungan berlangsung, istri dan kedua anak almarhum tampak masih sangat terpukul dan belum mampu berbicara banyak.

Wali Kota Tegal menyampaikan harapan agar aparat kepolisian segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keamanan masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan,” ujar Dedy Yon.

Pada kesempatan tersebut, Pemkot Tegal bersama PT Mandiri Taspen menyerahkan bantuan kepada keluarga berupa uang duka Rp10.225.000, santunan kematian Rp15.000.000, dan uang pemakaman Rp7.500.000, sehingga total bantuan yang diberikan mencapai Rp32.725.000. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga almarhum.(da

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *