DP3A Kota Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Mental Berbasis Keluarga
SEMARANG[BahteraJateng] – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang terus memperkuat layanan kesehatan mental dan psikososial berbasis keluarga melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA). Langkah ini dilakukan untuk merespons meningkatnya persoalan kesehatan mental pada perempuan dan anak.
Kepala DP3A Kota Semarang, DP3A Kota Semarang Eko Krisnarto menegaskan bahwa kesehatan mental kini menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga yang sehat dan berdaya. Menurutnya, PUSPAGA berperan sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan penguatan psikologis bagi orang tua dan anak.
“Ini menjadi upaya bersama agar orang tua dapat memberikan pengasuhan yang layak melalui kondisi mental yang sehat,” ujar Eko, baru-baru ini.
Ia menyebutkan, tantangan keluarga modern semakin kompleks, mulai dari konflik rumah tangga, tekanan ekonomi, hingga persoalan pengasuhan anak yang berdampak pada kondisi psikologis. Berdasarkan berbagai temuan, lebih dari separuh masyarakat mengalami kecemasan, sementara satu dari tiga remaja menghadapi masalah kesehatan mental.
Melalui pelatihan Dukungan Psikologis Awal (DPA), tenaga PUSPAGA dibekali metode Look, Listen, Link untuk deteksi dini dan penanganan awal sebelum kondisi berkembang lebih berat. Pendekatan ini juga diperkuat dengan edukasi pola asuh dan komunikasi keluarga yang sehat.
DP3A menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak. “Kesehatan mental keluarga adalah investasi jangka panjang,” tegasnya.


