ARB Surakarta Minta Ketua MPR RI Sampaikan Aspirasi agar Gibran Mundur
SOLO[BahteraJateng] — Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) Surakarta mendorong Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri secara sukarela demi menjaga stabilitas politik dan kerukunan nasional.
Langkah tersebut dinilai sebagai alternatif politik untuk menghindari potensi gesekan antarkelompok apabila tuntutan pemakzulan ditempuh melalui proses konstitusional yang panjang.
Tokoh ARB Surakarta, Usman Amirodin, menyampaikan sikap tersebut seiring dengan pelaksanaan Road Show Politik oleh para aktivis pergerakan dari Jakarta. ARB memilih pendekatan politik dengan merujuk pada peristiwa pengunduran diri Presiden Soeharto pada 1998.
Menurut Usman, langkah tersebut dapat menjadi rujukan untuk menyampaikan aspirasi rakyat secara bijaksana. Ia mencontohkan peran Ketua MPR saat itu, Harmoko, yang menyampaikan aspirasi agar Soeharto bersedia mengundurkan diri.
“Melalui Road Show Politik, kami berharap Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersedia menghadap Gibran untuk menyampaikan aspirasi masyarakat agar Wakil Presiden mengundurkan diri secara sukarela,” ujar Usman dalam keterangan tertulis pada Jumat (16/10).
Usman mengatakan pendekatan tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas politik sekaligus mencegah konflik horizontal yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.
ARB juga menyerukan kepada aktivis nasionalis di berbagai daerah untuk memberikan dukungan terhadap gerakan tersebut.
“Dukungan itu diperlukan untuk menunjukkan bahwa tuntutan pengunduran diri Gibran merupakan aspirasi rakyat,” kata Usman.

