Indonesia Disebut Putus Asa Atasi Kabut Asap, Media Internasional Soroti Uji Coba Cara Baru
JAKARTA[BahteraJateng] – Indonesia mencoba cara eksperimental untuk mengatasi krisis kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang kian parah. Langkah ini menjadi sorotan media internasional BBC, yang menggambarkan upaya tersebut sebagai langkah Indonesia yang semakin mendesak untuk membersihkan udara beracun.
Laporan BBC berjudul Desperate to clear toxic haze, Indonesia douses its skies with dry ice pada Kamis (15/10) mengulas rencana pemerintah Indonesia menyebarkan es kering atau karbon dioksida padat dari pesawat di wilayah Sumatera Selatan. Pemerintah menyiapkan sekitar 1,5 ton es kering untuk membantu mengurai kabut asap yang menyelimuti wilayah terdampak.
Metode ini berbeda dari operasi modifikasi cuaca yang selama ini dilakukan untuk memicu hujan buatan. Es kering ditujukan untuk membantu memecah lapisan kabut asap di atmosfer bagian bawah agar asap dapat naik dan menyebar.
BBC mengutip penjelasan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman, yang menyatakan apabila uji coba berhasil, metode tersebut berpeluang diterapkan di wilayah lain yang terdampak kabut asap, termasuk Kalimantan Tengah dan sekitarnya.
BBC melaporkan, Indonesia sedang menghadapi musim kebakaran hutan terburuk dalam satu dekade. Kondisi kekeringan yang diperparah fenomena El Niño dengan intensitas tidak biasa membuat kebakaran semakin sulit dikendalikan.
Di lapangan, petugas pemadam masih berupaya mengendalikan kebakaran yang terus meluas. Pemerintah juga mengerahkan puluhan helikopter untuk membantu pemadaman, meskipun jarak pandang yang buruk akibat kabut asap terkadang menghambat operasi.
Dampak krisis tidak hanya dirasakan masyarakat Indonesia. Kabut asap turut bergerak melintasi perbatasan menuju Singapura dan Malaysia, memicu kekhawatiran terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Di beberapa wilayah Malaysia, termasuk Kuala Lumpur dan Johor Bahru, pemerintah setempat juga melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menghadapi kabut asap.
BBC menyebut lebih dari satu juta titik panas kebakaran telah tercatat di Indonesia sepanjang tahun ini. Kebakaran tersebut membakar hampir 900.000 hektare lahan, berdasarkan data platform pemantauan hutan independen Nusantara Atlas yang dikutip dalam laporan tersebut.
Frustrasi publik turut diarahkan kepada perusahaan-perusahaan pertanian yang menggunakan pembakaran vegetasi sebagai cara murah untuk membuka lahan dalam skala luas. Dalam penanganan kasus kebakaran, kepolisian Indonesia telah menetapkan lebih dari 200 orang dan sembilan perusahaan sebagai tersangka, menurut laporan BBC.
Sumber: BBC

