Sosialisasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara
Polres Demak saat menggelar sosialisasi SPMB SMA KTB di SMP Negeri 3 Demak pada Selasa (6/10).(Dok. Humas Polres)

SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tawarkan Beasiswa Penuh untuk 180 Siswa

DEMAK[BahteraJateng] – SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028 dengan kuota 180 siswa putra dan putri dari seluruh Indonesia. Seluruh siswa yang diterima akan mendapatkan beasiswa penuh selama tiga tahun masa pendidikan.

Informasi tersebut disampaikan Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Demak saat menggelar sosialisasi SPMB SMA KTB di SMP Negeri 3 Demak pada Selasa (6/10).

Kabag SDM Polres Demak yang diwakili Kasubbag Dalpers AKP Margono mengatakan, program beasiswa tersebut mencakup berbagai kebutuhan pendidikan dan kehidupan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah berasrama.

“Beasiswa 100 persen diberikan selama tiga tahun masa pendidikan. Fasilitasnya mencakup biaya pendidikan, asrama, makan tiga kali sehari, layanan kesehatan 24 jam, seragam sekolah, hingga fasilitas laptop,” kata Margono.

Menurutnya, SMA KTB menerapkan sistem pendidikan berasrama yang tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan kepemimpinan.

Para siswa juga akan mendapatkan fasilitas pendukung pembelajaran, seperti lapangan olahraga, perpustakaan digital, laboratorium robotika, serta pengenalan teknologi kecerdasan buatan, robotika, dan drone.

Pendaftaran SPMB telah dibuka sejak 28 September dan masih berlangsung hingga 28 Oktober 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring dan tidak dipungut biaya.

Margono mengimbau siswa yang memenuhi persyaratan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dan mempersiapkan diri sejak awal karena kuota yang tersedia terbatas.

“Karena kuotanya terbatas, kami mengimbau siswa yang memenuhi persyaratan agar tidak menunggu sampai mendekati batas akhir pendaftaran,” ujarnya.

Calon peserta antara lain harus memiliki nilai minimal 80 untuk masing-masing mata pelajaran Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris pada semester 1 hingga semester 4 SMP. Peserta juga harus sehat jasmani dan rohani, belum berusia 17 tahun pada 1 Juli 2027, serta bersedia mengikuti pendidikan dengan sistem asrama selama tiga tahun.

Setelah seleksi daerah, peserta yang lolos masih harus mengikuti seleksi terpusat di SMA KTB, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Maret 2027.

Seleksi meliputi tes akademik dan nonakademik, simulasi IELTS, uji kesamaptaan jasmani, diskusi kelompok, serta wawancara.

Margono menegaskan, SMA KTB bukan merupakan jalur langsung untuk menjadi anggota Polri maupun masuk Akademi Kepolisian (Akpol). Lulusan tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi dan berkarier sesuai minat serta kemampuannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *