Atlet Takraw Jateng
Penyambutan empat atlet sepak takraw Jawa Tengah yang menyumbangkan medali untuk kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang pada Senin (5/10/2026).(Dok. Humas Pemprov)
|

Empat Atlet Takraw Peraih Medali Asian Games Jadi Bukti Sukses Pembinaan PPLOP Jateng

SEMARANG[BahteraJateng] — Empat atlet sepak takraw Jawa Tengah yang menyumbangkan medali untuk kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi bukti hasil pembinaan olahraga pelajar melalui Program Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah Aria Chandra Destianto, saat menyambut kepulangan para atlet di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang pada Senin (5/10/2026).

Keempat atlet tersebut yakni Yudha Aswinatama asal Demak yang meraih medali perak nomor quadrant event putra, Dini Mitasari dan M Ubaidur Rohman asal Jepara yang masing-masing turut menyumbangkan medali perunggu, serta Frisca Kharisma asal Banyumas yang juga meraih perunggu.

“Alhamdulillah atlet takraw Jateng sukses menyumbang medali untuk Indonesia di ajang Asian Games. Ini menjadi kebanggaan kita semua, terutama masyarakat Jawa Tengah,” kata Aria.

Menurutnya, prestasi tersebut semakin membanggakan karena para atlet merupakan hasil pembinaan PPLOP Jawa Tengah. Mereka mampu menunjukkan kualitas pembinaan dengan tampil dan meraih medali di level Asia.

“Dan perlu diketahui bahwa para atlet takraw itu merupakan hasil didikan dari PPLOP Jawa Tengah. Hari ini mereka membuktikan bahwa mereka adalah yang terbaik,” imbuhnya.

Total empat atlet tersebut menyumbangkan empat medali untuk Indonesia, terdiri atas satu perak dan tiga perunggu. Capaian itu turut menambah kontribusi atlet-atlet Jawa Tengah dalam perolehan medali kontingen Merah Putih.

Sekretaris Umum KONI Jateng Budi Santoso mengatakan prestasi para atlet menjadi kebanggaan sekaligus dorongan untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet di Jawa Tengah.

“KONI Jateng memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para atlet sepak takraw yang meraih medali pada Asian Games lalu,” ujar Budi.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi pemicu bagi pembinaan atlet Jateng agar mampu berprestasi pada ajang yang lebih tinggi.

Sementara Ketua Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jateng Agung Hariyadi mengatakan, capaian tersebut menunjukkan sepak takraw mampu mempertahankan tradisi medali. Ia menargetkan atlet Jateng meraih tiga medali emas pada PON 2028.

“Kita sangat siap sekali menghadapi PON mendatang. Bahkan, kami menargetkan tiga emas. Mudah-mudahan target tersebut terpenuhi sekaligus juga menjaga tradisi emas untuk Jateng,” kata Agung.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *