Dodol Rumput Laut Karimunjawa
Tim Pengabdian Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi Dalam Negeri dari UNWAHAS Semarang dan UNISNU Jepara melaksanakan pelatihan bagi UMKM Dodol Rumput Laut (Dorula) di Karimunjawa, Kamis (20/8/2026).(Dok. Humas Unwahas)
|

Unwahas Dorong Dodol Rumput Laut Karimunjawa Naik Kelas lewat Pelatihan Branding dan Keuangan

KARIMUNJAWA[BahteraJateng] — Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang mendorong UMKM Dodol Rumput Laut (Dorula) di Karimunjawa, Jepara, agar lebih berdaya saing melalui penguatan branding produk dan pengelolaan keuangan usaha. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari pendampingan kolaboratif bersama Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Produk Dodol Rumput Laut melalui Pendampingan Mitra Dorula di Karimunjawa” ini menyasar pengembangan usaha berbasis potensi lokal, khususnya rumput laut yang diolah menjadi produk pangan dan oleh-oleh khas Karimunjawa.

Dalam pelatihan branding, Dr. Ahmad Saefudin, dan R. Hadapiningradja Kusumodestoni, dari Unisnu Jepara memberikan pemahaman mengenai pentingnya identitas produk, tampilan kemasan, narasi produk, serta strategi komunikasi pemasaran.

Penguatan branding diharapkan membuat Dorula lebih mudah dikenali konsumen sekaligus memiliki identitas yang membedakannya dari produk olahan lainnya. Dengan demikian, potensi rumput laut Karimunjawa dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah dengan peluang pasar yang lebih luas.

Selain pemasaran, pelaku UMKM juga mendapatkan pembekalan pengelolaan keuangan dari Dr.  Khanifah, dari Unwahas Semarang.

Materi tersebut mencakup pencatatan biaya produksi, penjualan, keuntungan, serta kebutuhan pengembangan usaha. Pencatatan keuangan yang tertib diharapkan membantu pelaku UMKM memahami kondisi usahanya dan menyusun perencanaan bisnis secara lebih terukur.

Pelatihan ini juga dilengkapi materi pengenalan penyakit rumput laut dan pencegahannya serta pengembangan produk olahan yang disampaikan tim pengabdian dari kedua perguruan tinggi.

Melalui pendampingan terpadu tersebut, Unwahas dan Unisnu berharap UMKM Dorula mampu memperkuat kualitas produk, membangun merek yang lebih kompetitif, serta memperbaiki tata kelola usaha untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir Karimunjawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *