SD Al Irsyad
Siswa SD Al Irsyad di Jalan Petek, Kota Semarang, dibekali edukasi keselamatan saat berada di sekitar jalur kereta api dan melintasi perlintasan sebidang.(Dok. Dishub Semarang)
|

Cegah Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Siswa SD Al Irsyad Dibekali Cara Aman Menyeberang

SEMARANG[BahteraJateng] – Siswa SD Al Irsyad di Jalan Petek, Kota Semarang, dibekali edukasi keselamatan saat berada di sekitar jalur kereta api dan melintasi perlintasan sebidang.

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan siswa, terutama karena lingkungan sekolah berada dekat dengan jalur kereta api.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berkolaborasi dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar sosialisasi keselamatan lalu lintas perlintasan sebidang di SD Al Irsyad pada Selasa (6/10).

Kepala Seksi Angkutan Barang, Perkeretaapian, Sungai dan Danau, serta Udara Dishub Kota Semarang, Muhammad Farid, mengatakan edukasi keselamatan perlu ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak memahami bahaya di sekitar jalur kereta api.

“Kami ingin mengedukasi anak-anak sejak usia sekolah agar mereka memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya di area perlintasan sebidang,” kata Farid.

Menurut dia, siswa perlu memahami aturan dasar keselamatan sebelum melintasi jalur kereta api. Di antaranya berhenti sejenak, melihat kondisi kanan dan kiri, serta memastikan situasi aman sebelum menyeberang.

Farid berharap edukasi tersebut tidak hanya meningkatkan kewaspadaan siswa untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga mendorong mereka mengingatkan teman dan keluarga mengenai pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api.

Sosialisasi disampaikan melalui metode interaktif dan ramah anak. Tim gabungan memberikan materi menggunakan video edukasi, kuis berhadiah, serta peragaan tata cara menyeberang yang aman di perlintasan sebidang.

Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memudahkan mereka memahami aturan keselamatan.

Melalui kegiatan ini, Dishub Kota Semarang bersama BTP dan PT KAI berupaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Edukasi keselamatan juga direncanakan terus diperluas ke berbagai sekolah di Kota Semarang untuk meningkatkan kesadaran pelajar terhadap risiko kecelakaan di sekitar jalur kereta api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *