Nurisa Dian Ashrifah
Nurisa Dian Ashrifah atlet PSE KONI Kota Semarang cabor panahan, meraih medali emas di Asean Games 2026.(Tangkapan layar ig)

Nurisa dan Iqbal, Atlet PSE KONI Kota Semarang Raih Medali Asian Games 2026

SEMARANG[BahteraJateng] – Dua atlet binaan Program Semarang Emas (PSE) KONI Kota Semarang membawa nama daerah ke panggung Asia setelah berhasil meraih medali pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Kedua atlet tersebut yakni Nurisa Dian Ashrifah dari cabang olahraga panahan dan Muhammad Iqbal Raia Prabowo dari cabang olahraga menembak. Prestasi keduanya mendapat apresiasi dari Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara.

Nurisa mencatatkan prestasi di ajang Asian Games 2026 setelah sebelumnya menjadi bagian dari pembinaan PSE KONI Kota Semarang. Ia terakhir tercatat sebagai atlet PSE pada 2025 sebelum masuk Pelatnas untuk persiapan Asian Games 2026.

Sementara itu, Muhammad Iqbal Raia Prabowo menyumbangkan medali perak untuk Indonesia pada nomor 10 meter air pistol beregu putra. Medali tersebut diraih pada 24 September 2026.

Arnaz mengatakan capaian kedua atlet tersebut menjadi kebanggaan bagi Kota Semarang. Menurutnya, ketika atlet daerah mampu tampil membela Indonesia di level internasional, nama Semarang turut dibawa ke panggung yang lebih luas.

“Ketika seorang atlet Kota Semarang dipanggil untuk membela Indonesia di level internasional, maka sesungguhnya dia sedang membawa nama Semarang ke panggung yang lebih besar,” ujar Arnaz, Jumat (2/10).

Menurut Arnaz, perjalanan Nurisa menunjukkan bahwa pembinaan atlet daerah dapat berlanjut hingga ke level internasional. Nurisa sebelumnya mewakili Kota Semarang pada Porprov Jateng 2023 dan kemudian membela Jawa Tengah pada PON Aceh-Sumut 2024 dengan meraih dua medali perunggu.

Karena menjalani program Pelatnas, Nurisa tidak dapat memperkuat kontingen Kota Semarang pada Porprov Jateng 2026. KONI Semarang menilai kondisi tersebut bukan sebagai kehilangan, melainkan bagian dari perjalanan karier atlet menuju level yang lebih tinggi.

“Kami dari KONI Kota Semarang tentu sangat memahami bahwa Nurisa tidak dapat memperkuat kontingen Kota Semarang pada Porprov 2026 karena sedang menjalankan tugas dan program Pelatnas. Bagi kami, ini bukan sebuah kehilangan, tetapi justru merupakan kebanggaan,” katanya.

Arnaz berharap prestasi Nurisa dan Iqbal dapat menjadi inspirasi bagi atlet muda lainnya di Kota Semarang. KONI juga akan terus mendorong pembinaan agar semakin banyak atlet daerah mampu menembus level nasional hingga internasional.

“Harapan kami ke depan, Nurisa dapat menjaga konsistensi prestasinya, terus berkembang secara teknis maupun mental, menjaga pendidikan dan kehidupan profesionalnya, serta bisa menjadi role model bagi atlet-atlet muda Kota Semarang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *