Bank Jateng
High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) serta Launching Penerapan Penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kota Magelang, Jumat (31/10).(Foto Ist)
|

Dukung P2DD, Bank Jateng dan Pemkot Magelang Berkolaborasi Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Transparan

MAGELANG[BahteraJateng] – Sinergi kuat terjalin antara PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) dan Pemerintah Kota Magelang dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis digital.

Kolaborasi ini ditandai dengan digelarnya High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) serta Launching Penerapan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kota Magelang pada Jumat (31/10).

Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Magelang atas kepercayaan dan kerja sama yang terus terjalin dalam mendukung digitalisasi pengelolaan keuangan daerah.

“Sebagai bank pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), kami berkomitmen memberikan layanan terbaik dan terus berinovasi dalam digitalisasi, baik pada optimalisasi pendapatan daerah maupun efisiensi belanja pemerintah,” ujar Irianto.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyambut baik penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) melalui KKI Bank Jateng. Ia menegaskan, implementasi ini bukan sekadar perubahan sistem pembayaran, tetapi juga bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan.

“KKPD bukan hanya soal kartu atau sistem pembayaran, tetapi simbol perubahan cara kerja pemerintah — dari yang konvensional dan tertutup menjadi modern, cepat, dan transparan,” kata Damar.

Wali kota juga mendorong agar penggunaan KKPD, yang saat ini diterapkan di lima OPD sebagai proyek percontohan, dapat diperluas ke seluruh perangkat daerah di Kota Magelang demi mewujudkan good governance.

Bank Jateng konsisten menghadirkan inovasi digital untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi keuangan daerah.

Pada sektor pendapatan daerah (ETPD), langkah nyata dilakukan melalui, antaralain integrasi keuangan daerah Host to Host guna memperlancar arus kas, pengembangan Billing Center untuk pengelolaan retribusi secara terpusat, aplikasi Smart Billing yang mempermudah masyarakat membayar pajak dan retribusi daerah; serta implementasi alat monitoring pajak untuk optimalisasi penerimaan daerah.

Sementara itu, pada sektor belanja daerah, Bank Jateng menghadirkan solusi Cash Management System untuk efektivitas dan transparansi transaksi.

Digitalisasi ini juga terintegrasi dengan sistem keuangan nasional seperti SIPD RI, SIPD BLUD, dan Sistem Keuangan Desa Non Tunai, sebagai bagian dari komitmen menuju Smart Governance for Smart Government di Kota Magelang.

Peluncuran KKI Bank Jateng di Kota Magelang menjadi langkah strategis dalam mendukung program Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia.

KKI tidak hanya mencerminkan kemandirian sistem pembayaran nasional, tetapi juga mendorong akuntabilitas, efisiensi, transparansi, serta keamanan transaksi belanja pemerintah, terutama untuk belanja barang dan perjalanan dinas.

Melalui kegiatan HLM dan launching KKI ini, diharapkan digitalisasi keuangan daerah di Kota Magelang semakin cepat berkembang, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang mudah, cepat, dan transparan.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *