Dukung Program MBG, PKK Provinsi Jateng Ajak Ribuan Ibu PKK Belajar Tata Boga
SEMARANG[BahteraJateng] – Dalam rangka mendukung program Pemerintah Pusat terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) serta upaya menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah, Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Baznas Jawa Tengah menggelar pelatihan tata boga.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (14/4) di Gedung d’Elang Semarang, dengan menyasar Kader TP PKK serta mustahik produktif dari desa-desa miskin ekstrem yang menjadi dampingan OPD.

Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, (Ning Nawal), menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program MBG dari Pemerintah Pusat.
“Pelatihan boga ini fokus pada penyusunan menu bergizi yang akan digunakan dalam pelaksanaan program MBG di daerah masing-masing. Harapannya, kader-kader ini bisa berkolaborasi dan berperan aktif dalam menyediakan makanan bergizi gratis,” ujar Ning Nawal.

Ia menambahkan, pelatihan ini juga menjadi salah satu ikhtiar untuk menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah melalui pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menekan angka kemiskinan. Lebih jauh lagi, kegiatan ini dapat menjadi gerakan ekonomi masyarakat yang mampu berkontribusi terhadap daerah masing-masing,” jelasnya.
Selain keterampilan memasak, peserta pelatihan juga dibekali materi seputar legalitas usaha dan strategi pemasaran agar produk yang dihasilkan dapat diterima pasar secara luas.
“Saya ingatkan pentingnya mengurus izin Pangan Industri Rumah Tangga (PRT), sertifikasi halal, membuat kemasan yang menarik, hingga belajar digital marketing agar pemasaran produk bisa meluas,” imbuhnya.
Ning Nawal juga menyampaikan apresiasinya kepada Baznas Jawa Tengah yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Baznas Jawa Tengah. Hingga hari ini, sudah 2.600 kader PKK yang mendapatkan pelatihan. Insya Allah akan terus berkesinambungan,” pungkasnya.
Salah satu peserta pelatihan, Suminarti, warga Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, mengaku bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini.
“Alhamdulillah, bahagia sekali. Dapat ilmu baru, saya ingin belajar dan membuka usaha agar bisa berkembang nantinya,” ungkap Suminarti.
Selain ilmu, para peserta juga menerima bantuan perlengkapan usaha berupa celemek, topi masak, oven, dan wajan. Ke depan, Suminarti berharap dapat membuka usaha kuliner dan siap berkontribusi dalam program makan bergizi gratis di wilayahnya.
“Alhamdulillah, saya siap,” ujarnya penuh semangat.

