FKSP Audiensi dengan Kapolrestabes dan Wali Kota Semarang, Perkuat Sinergi Kebangsaan dan Perlindungan Santri

SEMARANG[BahteraJateng] — Forum Kiai Santri Pancasila (FKSP) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang pada Jumat (8/5).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan FKSP dipimpin Achmad Robani Albar bersama jajaran pengurus, termasuk Ketua Dewan Syuro Sun Djok San serta 12 pengurus lainnya.


Audiensi dilakukan di dua tempat, yakni Mapolrestabes Semarang dan kediaman pribadi Agustina Wilujeng Pramestuti di kawasan Gedawang, Kota Semarang.

Dalam pertemuan dengan Kapolrestabes Semarang Heri Wahyudi di Mapolrestabes Semarang, Ketua Umum FKSP Achmad Robani Albar menyampaikan dukungan kepada Polri dalam penegakan hukum, pemberantasan minuman keras, penyakit masyarakat, hingga pengawalan kasus-kasus yang melibatkan lingkungan pesantren.

FKSP juga mendorong penguatan kerja sama dalam pencegahan intoleransi dan perlindungan santri dari tindak kekerasan.

“FKSP siap bersinergi menjaga keamanan sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” ujar Robani.

Kapolrestabes Semarang Heri Wahyudi, mengapresiasi peran para kiai dan santri dalam menjaga kondusivitas Kota Semarang. Ia juga membuka ruang komunikasi selama 24 jam antara kepolisian dan FKSP. Selain itu, Heri Wahyudi berjanji akan berkunjung ke markas FKSP di Kampung Pancasila Genuk, Kota Semarang.

Sementara itu, dalam audiensi bersama Wali Kota Semarang, FKSP menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Semarang dalam merawat kerukunan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta memperluas gerakan moderasi beragama.

Robani menyebut FKSP akan terus mengembangkan agenda rutin pengajian setiap Selasa malam dan memperluas program “Safari Ngaji Pancasila” ke berbagai wilayah di Kota Semarang setiap tiga bulan sekali.

“FKSP siap menjadi mitra strategis Pemkot. Kiai dan santri harus menjadi garda terdepan menjaga Pancasila dan NKRI,” tegasnya.

Agustina Wilujeng Pramestuti menyambut baik inisiatif tersebut dan mengajak FKSP berkolaborasi dalam program Semarang Hebat, khususnya pada bidang pendidikan karakter, penguatan gotong royong, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Robani, audiensi FKSP dengan Forkopimda Kota Semarang memiliki tiga tujuan utama, yakni memperkenalkan FKSP sebagai wadah kiai-santri berhaluan ukhuwah wathoniah dan berwawasan Pancasila serta Bhinneka Tunggal Ika, membangun sinergi dalam isu kebangsaan dan deradikalisasi, serta mendorong berbagai program kolaboratif seperti Sekolah Kebangsaan Santri, Posko Aduan Pesantren, dan Ngaji Pancasila di berbagai wilayah Kota Semarang.

Ia menegaskan bahwa khidmah kiai dan santri tidak hanya berlangsung di mimbar dakwah, tetapi juga dalam menjaga kehidupan sosial-kebangsaan yang berpijak pada semangat cinta agama dan cinta tanah air.

“Hubbul wathan minal iman,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *