|

Kesaksian Korban Selamat Tragedi Truk Rem Blong di Turunan Silayur Renggut Nyawa Ibunya

SEMARANG[BahteraJateng] – Tragedi kecelakaan beruntun di turunan Silayur, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, pada Kamis (21/11), menjadi peristiwa memilukan merenggut dua nyawa dan melukai 10 orang lainnya.

Salah satu korban meninggal adalah Rukoyah (41), warga Bringin, Ngaliyan, yang tewas di tempat setelah ditabrak truk tronton bermuatan aki yang diduga mengalami rem blong. Sedangkan putranya, Friezdian Putra Pratama (17), siswa kelas 12 SMK Palapa, mengalami patah tulang di tangan dan kaki dan kini menjalani perawatan intensif di RS Tugurejo Semarang.


Friezdian mengenang detik-detik kecelakaan saat ia dan ibunya pulang usai menyervis handphone. “Ketika baru berbelok ke Jalan Raya Bringin, truk tronton melaju kencang dari arah atas dan menabrak kami,” ujarnya.

Kerasnya benturan membuat ibunya terlempar dan meninggal di tempat, sementara Friezdian terpental dengan luka berat.


Kecelakaan terjadi di lokasi yang sedang ramai oleh aktivitas warga pada jam pulang kerja, menambah keparahan situasi. Friezdian sempat meminta tolong kepada warga sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban. Selain itu, masyarakat menyoroti pentingnya pengawasan terhadap truk besar, terutama terkait perawatan kendaraan dan kepatuhan pada aturan jam operasional.

Pihak keluarga berharap ada langkah tegas dari aparat dan pihak-pihak terkait, khususnya Satlantas dan Dishub, untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.

Penyelidikan oleh pihak kepolisian terus dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini. Sementara itu, dukungan dan doa terus mengalir untuk keluarga korban, terutama Friezdian yang kini harus menghadapi cobaan berat akibat kehilangan ibunya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *