Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, memimpin apel Operasi Keselamatan Candi 2025, Senin (10/2).(Foto Humas Polrestabes Semarang)
|

Kurangi Fatalitas Kecelakaan, Polrestabes Semarang Luncurkan Operasi Keselamatan Candi 2025

SEMARANG[BahteraJateng] – Polrestabes Semarang melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menggelar Operasi Keselamatan Candi 2025 guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 10 hingga 23 Februari 2025, dan dilaksanakan serentak secara nasional.


Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, menjelaskan bahwa operasi ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Siap”. Sebanyak 258 personel diterjunkan untuk menjalankan operasi, yang berfokus pada pendekatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum menggunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Operasi ini bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya menjelang bulan suci Ramadan 1446 H. Kami ingin mengajak masyarakat memahami pentingnya keselamatan berkendara,” ujar AKBP Yunaldi dalam apel gelar pasukan.


Selain itu, operasi ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi lebih mengedepankan edukasi bagi pengguna jalan. Polisi menekankan bahwa meskipun ada sanksi bagi pelanggar serius, tujuan utama operasi adalah menumbuhkan budaya berlalu lintas yang lebih tertib dan bertanggung jawab.

“Tujuan kami bukan hanya menegakkan aturan, tetapi juga mengurangi fatalitas kecelakaan yang cukup tinggi di Kota Semarang. Kami ingin menciptakan keseimbangan antara pendidikan, pencegahan, dan penegakan hukum,” jelas AKBP Yunaldi.

Selama operasi berlangsung, petugas akan melakukan sosialisasi dan patroli di berbagai titik rawan kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas. Beberapa pelanggaran yang menjadi fokus antara lain tidak memakai helm, melawan arus, menerobos lampu merah, serta menggunakan ponsel saat berkendara.

Satlantas Polrestabes Semarang juga akan memberikan laporan berkala terkait hasil operasi ini. Warga diimbau untuk mendukung dan mematuhi aturan lalu lintas demi menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi semua.

“Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada kesadaran masyarakat. Kami harap warga bisa berpartisipasi aktif dan membantu menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan selamat,” pungkas AKBP Yunaldi.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *