Nana Imbau Masyarakat Jateng Tidak Gelar Festival Balon Udara
SEMARANG[BahteraJateng] – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menghimbau masyarakat untuk tidak menggelar festival balon udara untuk memeriahkan Hari Raya Idulfitri 1445 H/2024 M.
“Upayakan tidak ada lagi pesta balon atau festival balon udara. Ini berlaku di seluruh Jawa Tengah,” ujar Nana seusai Rakor Forkopimda dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Senin (1/4).
Nana mengatakan perihal festival balon udara tersebut juga sempat disinggung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Nana bahkan mendapatkan pesan langsung dari Budi Karya Sumadi agar festival balon udara itu dilarang.
“Ini sebenarnya akan sangat membahayakan khususnya bagi penerbangan di wilayah kita,” tuturnya.
Pesan itu sudah disampaikan langsung kepada para kepala daerah saat Rakor Forkopimda, khususnya di Wonosobo dan Pekalongan. Sebab dua daerah di Jawa Tengah tersebut dikenal memiliki tradisi festival balon udara atau menerbangkan balon udara saat Hari Raya Idulfitri.
“Jadi memang ada beberapa lokasi kabupaten, yaitu Pekalongan dan Wonosobo ini sering dilaksanakan festival balon. Makanya kami sudah menghubungi Bupati Wonosobo dan Pekalongan untuk menertibkan,” ujar Nana.
Setali tiga uang, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menambahkan, Wonosobo dan Pekalongan perlu diwaspadai terkait dengan lomba atau festival balon.
“Tolong balonnya itu ditali semuanya, termasuk para Kapolres lakukan mapping betul jangan sampai menjadi potensi,” tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta stakeholder terkait mulai dari pengelola bandar udara sampai dengan Kepolisian untuk bisa mengantisipasi adanya festival balon udara di tengah aktivitas mudik Lebaran.
“Saya minta kepada stakeholder di wilayah mengadakan pendekatan untuk mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penerbangan balon udara secara liar,” ujarnya saat rakor persiapan angkutan lebaran di Polda Jateng, Minggu (31/3) lalu.

