Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pencari ikan, Endang Mustawa (43) warga Jetis RT. 01 RW. 02 Karangrejo kecamatan Bandongan kabupaten Magelang yang hanyut dan hilang saat menjala ikan di sungai Progo Magelang, Kamis (12/6).(Foto Ist)
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pencari ikan, Endang Mustawa (43) warga Jetis RT. 01 RW. 02 Karangrejo kecamatan Bandongan kabupaten Magelang yang hanyut dan hilang saat menjala ikan di sungai Progo Magelang, Kamis (12/6).(Foto Ist)
|

Pencari Ikan Hanyut di Sungai Progo, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian Intensif

MAGELANG[BahteraJateng] – Seorang pencari ikan bernama Endang Mustawa (43), warga Jetis RT 01 RW 02, Karangrejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, dilaporkan hanyut dan hilang saat menjala ikan di Sungai Progo, Rabu (11/6) petang sekitar pukul 18.30 WIB.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono. Ia menyatakan bahwa satu tim dari Unit Siaga Basarnas Borobudur telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan.


“Benar, kami menerima informasi tadi pagi bahwa ada orang hanyut di Sungai Progo pada petang kemarin. Saat ini tim sudah berada di lokasi dan melakukan pencarian,” ungkap Budiono, Kamis (12/6).

Diketahui, korban menjala ikan bersama dua orang rekannya. Setibanya di sungai yang berbatu, mereka membagi area menjadi tiga bagian: Barat, Tengah, dan Timur. Endang berada di sisi timur sungai, terpisah dari kedua rekannya.


Sekitar pukul 18.30 WIB, debit air sungai tiba-tiba meningkat. Ketiganya berupaya menepi dan dua rekan korban berhasil keluar dari sungai. Namun, karena posisi Endang yang berada di sisi berseberangan, ia memilih bertahan di pinggir sungai dan menunggu air surut.

Pukul 19.00 WIB, korban masih sempat berkomunikasi dengan rekannya dan bahkan menyalakan api sebagai tanda bahwa dirinya dalam keadaan selamat.

Namun, air sungai justru terus meninggi akibat hujan deras di hulu. Sekitar pukul 19.30 WIB, saat dipanggil, korban sudah tidak memberikan respons. Diduga kuat, Endang terseret arus deras dan hanyut.

“Pencarian hari ini kami lakukan dengan metode penyisiran sepanjang aliran sungai menggunakan perahu rafting, penyelaman di titik-titik yang dicurigai, serta pencarian darat dengan berjalan kaki. Arus sudah mulai surut dan cuaca cerah. Semoga korban segera ditemukan,” tutur Budiono.

Hingga saat ini, pencarian oleh tim SAR gabungan masih terus berlangsung.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *