Perhutani Kebonharjo
Perhutani KPH Kebonharjo menghadiri FGD dalam rangka Penyusunan KLHS bersama Pemerintah Kabupaten Rembang di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Rembang, Selasa (20/1).(Dok. KPH Kebonharjo)

Perhutani Kebonharjo Hadiri FGD Penyusunan KLHS Bersama Pemkab Rembang

REMBANG[BahteraJateng] – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo menghadiri undangan Forum Grup Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) bersama Pemerintah Kabupaten Rembang di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Rembang pada Selasa (20/1).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Se-Kabupaten Rembang, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milih Daerah (BUMD), Unit Pelaksana Teknis (UPT) Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, dan Perwakilan Kepala Desa wilayah Kecamatan Sluke dan Kragan.


FGD ini bertujuan untuk memperoleh masukan, saran, dan rekomendasi dari para pemangku kepentingan terkait isu-isu strategis lingkungan hidup sebagai bahan penyempurnaan dokumen KLHS Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Koridor Kragan-Sluke Kabupaten Rembang.

Administratur /KKPH Kebonharjo yang diwakili Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan, Lasmundi, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan FGD ini. Ia berharap akan mendapatkan masukan, saran dan petunjuk untuk kemajuan Kabupaten Rembang.


“Semoga dengan FGD ini bisa memperoleh masukan, saran dan petunjuk yang positif untuk kemajuan Kabupaten Rembang khususnya dalam rangka menyempurnakan penyusunan KLHS RDTR koridor Kragan-Sluke,” kata Lasmundi.

Lasmundi menambahkan, Perhutani siap berkolaborasi dengan semua pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Rembang dalam upaya melaksanakan program pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Rembang.

Sementara itu Kepala DLH Kabupaten Rembang, Ika Himawan Affandi dalam sambutannya berharap dengan FGD ini para undangan yang hadir bisa memberikan usul, saran, dan petunjuk terkait isu lingkungan, sosial dan ekonomi untuk dijadikan bahan perbaikan penyusunan kajian KLHS RDTR koridor Kragan-Sluke kedepannya.

“Semoga melalui FGD ini, kita semakin menyadari pentingnya membangun sinergi yang harmonis dan berkelanjutan antara instansi terkait dan pemerintah daerah,” pungkas Ika Himawan.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *