Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo (Jokowi) menjadi narsum diskusi panel di Kelurahan Kembangarum oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang, Kamis (30/1).(Foto Ist)
|

Pesta Demokrasi Usai, Jokowi Ajak Warga Kembangarum Wujudkan Kondusifitas

SEMARANG[BahteraJateng] – Pasca Pemilu dan Pilkada, stabilitas dan kondusifitas wilayah menjadi perhatian utama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang.

Untuk itu, Kesbangpol Kota Semarang menggelar diskusi panel di Kelurahan Kembangarum guna meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG).

Salah satu narasumber dalam diskusi ini adalah Joko Widodo, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKS.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menjaga situasi tetap aman dan damai setelah proses demokrasi yang dinamis.


“Rekonsiliasi adalah kunci. Kita perlu membangun dialog yang konstruktif, mendorong elit politik untuk memberi contoh dalam rekonsiliasi, serta melibatkan tokoh agama dan masyarakat dalam proses penyembuhan luka sosial,” ujar Jokowi, sapaan akrabnya pada Kamis (30/1).

Ia juga menyoroti peran penting Badan Kesbangpol dalam mendeteksi dini potensi konflik dan memfasilitasi mediasi agar tercipta perdamaian. Menurutnya, pendidikan politik dan sosialisasi perlu terus ditingkatkan agar masyarakat memahami nilai-nilai demokrasi, toleransi, serta pentingnya menghormati perbedaan pendapat.


“Peran masyarakat sangat vital. Mereka harus sadar bahwa menjaga stabilitas sosial pasca pemilu adalah tanggung jawab bersama. Membangun komunikasi harmonis dengan lingkungan sekitar, terutama dengan pihak yang berbeda pandangan politik, serta menghindari penyebaran hoaks menjadi langkah penting,” tambahnya.

Dengan strategi yang tepat, Jokowi berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga perdamaian, tidak hanya pasca pemilu tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemilu boleh usai, tetapi persatuan harus terus berjalan. Membangun negeri bukan tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *