Reservoir Siranda Kembali Beroperasi, PDAM Tirta Moedal Tambah Pasokan Air untuk 30 Ribu Pelanggan
SEMARANG[BahteraJateng] – PDAM Tirta Moedal Kota Semarang kembali mengoperasikan Reservoir Siranda setelah sempat tidak aktif pasca insiden pada 2025 lalu.
Pengaktifan kembali reservoir berusia lebih dari satu abad itu ditargetkan memperkuat layanan air bersih bagi sekitar 23 ribu hingga 30 ribu pelanggan di pusat Kota Semarang.
Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Ady Setiawan, mengatakan reaktivasi Reservoir Siranda menjadi bagian dari upaya meningkatkan keandalan distribusi air sekaligus menjaga warisan infrastruktur air minum bersejarah di Kota Semarang.
“Reservoir Siranda merupakan salah satu warisan penting pelayanan air minum di Kota Semarang yang usianya sudah lebih dari satu abad. Kami ingin menghidupkan kembali semangat pelayanan dari para pendahulu yang telah membangun fasilitas ini,” ujar mas Wawan, sapaan akrabnya seusai peluncuran dan reflowing Reservoir Siranda pada Jumat (12/6).
Menurutnya, PDAM telah melakukan serangkaian pembersihan dan pengujian kualitas air sebelum reservoir kembali dioperasikan. Langkah tersebut dilakukan menyusul temuan jenazah di area reservoir pada Agustus 2025 yang sempat membuat masyarakat khawatir.
“Kami mohon maaf atas kejadian yang pernah terjadi. Saat ini seluruh proses pembersihan dan pengujian laboratorium sudah dilakukan, dan hasilnya menunjukkan air layak untuk didistribusikan kepada masyarakat,” katanya.
Selain mengaktifkan kembali reservoir, PDAM juga menambah kapasitas pasokan air sebesar 130 liter per detik guna mendukung kebutuhan pelanggan rumah tangga maupun sektor usaha di pusat kota.
Wilayah layanan Reservoir Siranda meliputi kawasan Simpang Lima, Jalan Dr Cipto, Seroja, Tegalwareng, Jalan Kartini, Sekayu, Jalan Pemuda hingga wilayah Loyola dan Brumbungan.
Mas Wawan menyebut pelanggan yang menerima layanan mencakup masyarakat, hotel, kawasan bisnis, hingga sektor industri.
Untuk memperkuat keamanan, PDAM juga menyiapkan sistem pengawasan baru dengan menempatkan petugas yang berjaga selama 24 jam di kawasan reservoir.

