|

Sejenak Menenangkan Diri di Curug Semirang

SEMARANG [BAHTERA JATENG]- Wisata curug di Kabupaten Semarang menawarkan pasokan oksigen melimpah dan ketenangan dari kesibukan kesibukan. Salah satunya, Curug Semirang bisa dijelajah.

Suasana sejuk sudah menyelimuti kulit begitu kaki melangkah tapak demi tapak Curug Semirang di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Gemericik air, suara burung saling dan gesekan pohon bambu bersahutan menemani perjalanan.

Pengunjung mulai menanjak dari area parkiran untuk menuju pintu gerbang loket. Tiket dibandrol @Rp10 Ribu/ orang untuk bisa masuk lokasi. Di bagian depan ada kolam untuk dewasa dan anak-anak. Air kolam ini memiliki sistem perairan langsung dari curug.

Pengunjung bisa rehat sejenak untuk menikmati penganan pengganjal perut di beberapa warung. Perjalanan menuju air terjun  menanjak ditempuh dalam durasi satu jam.

Tumpukan batuan disemen dan jarak lebar memudahkan pengunjung untuk trekking. Dalam perjalanan bisa menemui dua rumah pohon untuk spot foto. Pengunjung bisa istirahat sebentar sebelum melanjutkan trekking.

Berjalan di antara pohon pala dan bambu membuat paru-paru terisi penuh oksigen. Tubuh lelah saat menanjak terbayar saat mencapai air terjun. Kesegaran mata air dari kaki Gunung Ungaran bisa dirasakan saat mencelupkan tangan ke air. Hembuskan napas perlahan dan nikmati udara secara perlahan  membantu pikiran lebih tenang.

Jam buka operasional air terjun ini adalah pukul 08.00–16.00 waktu setempat. Pengunjung rata-rata pada akhir pekan mencapai 200-an orang.

“Kalau liburan sekolah bisa mencapai 400-500 orang,” ungkap Penjaga Loket Curug Semirang, Wahab, Sabtu (19/10).

Pengunjung juga bisa mengadakan acara bersama keluarga, teman dan rekan sekerja di area Rumah Pohon dan gazebo di dekat pintu loket.

“Di Rumah Pohon bisa menampung sekitar 50-an, kalau di gazebo bisa mencapai ratusan,” tambah dia.

Kebersihan Curug Semirang terjaga berkat para penyapu bekerja. Salah satunya, Bangun Cipto Suroso, membersihkan area dari bawah hingga ke atas daerah air terjun.

“Setiap Sabtu dan Minggu selama tiga jam kawasan Curug Semirang sudah bersih. Tamu diharapkan juga menjaga kebersihan dengan membuang sampah di kantong-kantong sampah tersedia,” tukas Bangun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *