Tips Penumpang KA Agar Tidak Salah Naik Kereta
SEMARANG[BahteraJateng] – PT KAI Daerah Operasi 4 Semarang mengimbau penumpang untuk lebih teliti sebelum menaiki kereta api guna menghindari kesalahan tujuan perjalanan.
Imbauan ini disampaikan menyusul masih adanya pelanggan yang salah naik rangkaian kereta, meski jumlah kasus menunjukkan tren menurun dalam tiga tahun terakhir.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pelanggan kerap terburu-buru saat proses boarding sehingga kurang memperhatikan informasi perjalanan yang tertera pada tiket maupun pengumuman di stasiun.
“Kami menghimbau seluruh pelanggan untuk selalu memeriksa kembali nama kereta api, nomor perjalanan, relasi, jam keberangkatan, serta peron keberangkatan sebelum naik ke dalam kereta,” ujar Luqman pada Minggu (7/6).
Data KAI Daop 4 Semarang mencatat, pada 2024 terdapat 231 pelanggan salah naik kereta. Jumlah itu turun menjadi 162 pelanggan pada 2025. Sementara sejak 1 Januari hingga 4 Juni 2026, tercatat 104 pelanggan salah naik kereta di lima stasiun wilayah Daop 4 Semarang.
Stasiun Semarang Poncol menjadi lokasi dengan jumlah kejadian tertinggi yakni 43 pelanggan, disusul Pekalongan 28 pelanggan, Tegal 18 pelanggan, Semarang Tawang 14 pelanggan, dan Weleri 1 pelanggan.
Untuk meminimalisasi kejadian tersebut, KAI terus memperkuat sistem informasi perjalanan melalui papan elektronik, monitor stasiun, aplikasi Access by KAI, serta pengumuman berkala dari petugas announcer dan kondektur.
KAI Daop 4 Semarang juga membagikan sejumlah tips bagi penumpang KA agar tidak salah naik kereta, antara lain:
•Datang lebih awal ke stasiun sebelum jadwal keberangkatan.
•Memastikan nama kereta, nomor perjalanan, relasi, dan tujuan sesuai tiket.
•Memperhatikan informasi peron keberangkatan melalui pengumuman maupun layar informasi.
•Bertanya kepada petugas apabila merasa ragu.
•Memeriksa kembali nomor kereta dan tempat duduk setelah berada di dalam rangkaian.
Menurut Luqman, pelanggan yang salah naik kereta berpotensi diturunkan di stasiun terdekat untuk penanganan lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku.
“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu teliti dan tidak terburu-buru agar perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.

