Wapres dan Menag Hadiri Tawur Agung Kesanga Rangkaian Perayaan Hari Nyepi
YOGYAKARTA [BahteraJateng]- Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menghadiri Perayaan Tawur Agung Kesanga sebagai rangkaian perayaan Hari Nyepi Umat Hindu di pelataran selatan Candi Prambanan, Jumat (28/3).
Wapres Gibran menekankan pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan bangsa.

“Kita harus bersyukur, selain kekayaan alam, kita juga diberkahi keberagaman luar biasa dari suku hingga agama. Keberagaman itu adalah kekuatan kita. Perbedaan menyatukan, dan kerukunan serta persatuan harus kita jaga bersama,” tambahnya, dinukil dari laman kemenag.
Dia menambahkan, tahun ini Hari Raya Nyepi dan Idulfitri jatuh pada waktu berdekatan sehingga mengajak semua pihak untuk terus memperkuat toleransi.

“Pemerintah dan kepala daerah harus menjamin perayaan berjalan lancar dan umat bisa khusyuk beribadah,” tegasnya.
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menambahkan, Tawur Agung Kesanga merupakan bagian penting dari rangkaian Nyepi, setelah sebelumnya dilaksanakan upacara Melasti.
“Hari Suci Nyepi adalah momen penting bagi umat Hindu untuk mendekatkan diri kepada Sang Hyang Widi dan melakukan introspeksi diri,” jelas Menag.
Upacara Tawur Agung Kesanga, sebuah ritual sakral dilaksanakan sehari sebelum Hari Raya Nyepi bertujuan menyucikan alam semesta serta menjaga keseimbangan energi antara manusia, alam, dan tuhan.
Dalam Hindu, ajaran tersebut juga disebut Tri Hita Karana, Hal ini juga sejalan dengan program Kementerian tentang eko teologi.
Nyepi, lanjutnya, bukan sekadar ritual, tetapi perjalanan spiritual menuju kedamaian batin dan keharmonisan dengan alam. Tema perayaan Nyepi tahun ini, “Manawasewa Madhawasewa, Menuju Indonesia Emas 2045” menekankan pentingnya melayani sesama sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan.
Ia pun berharap agar momentum Hari Suci Nyepi ini membawa kedamaian bagi umat Hindu dan seluruh bangsa Indonesia.

