Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan Untuk Semarang Bersatu
SEMARANG[BahteraJateng] – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, H. Abidin, SH., MH., menegaskan pentingnya pemahaman Empat Pilar Kebangsaan untuk menjaga keutuhan dan kejayaan Bangsa Indonesia. Pilar-pilar tersebut terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bertema “Penguatan Karakter Pancasila Untuk Semarang Bersatu” yang diadakan di Delman Resto, Ngemplak Simongan, Semarang Barat, pada Jumat, 27 September 2024.

Dalam sambutannya, Abidin menekankan bahwa 4 Pilar Kebangsaan harus dijadikan fondasi utama oleh seluruh masyarakat Indonesia. “Jadikan keempat pilar ini sebagai soko guru, agar rakyat Indonesia dapat merasa aman, nyaman, tentram, sejahtera, dan terhindar dari berbagai ancaman, baik internal maupun eksternal,” ujarnya. Ia menjelaskan, jika keempat pilar ini dihayati dan diamalkan dengan baik, bangsa Indonesia akan tetap kokoh dan eksis hingga akhir zaman.
Lebih lanjut, Abidin menyoroti pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, dan keberagaman bangsa. Menurutnya, 4 Pilar Kebangsaan merupakan penangkal terhadap berbagai ancaman yang bisa mengganggu stabilitas negara. “Pilar-pilar ini berfungsi sebagai perisai terhadap gangguan dan ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Johnarie Nugroho, narasumber dalam acara tersebut, menjelaskan pentingnya 4 Pilar Kebangsaan dalam konteks demografi Kota Semarang. Menurutnya, Semarang merupakan kota yang kaya akan keragaman budaya dan suku.
“Masyarakat Semarang, mayoritas dari suku Jawa, juga terdiri dari beragam suku lain seperti Arab, Tionghoa, Irian, Ambon, dll. Namun, keberagaman ini tidak menyebabkan perpecahan, di Semarang mereka justru bersatu dalam satu kesatuan dan persatuan,” ujarnya.
Johnarie juga menekankan bahwa meskipun terdapat berbagai partai politik, baik yang nasionalis maupun berbasis agama, partai-partai berbasis agama belum pernah menjadi pemenang Pilkada di Semarang. “Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan dan persatuan tetap kuat di Semarang,” tandasnya.
Melalui sosialisasi ini, Abidin dan Johnarie berharap agar nilai-nilai kebangsaan tetap dijunjung tinggi demi menjaga persatuan dan kesatuan. Memastikan Indonesia terus maju sebagai negara yang adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat.(sun)

