Sido Muncul Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis Untuk 60 Anak di NTT
JAKARTA[BahteraJateng] – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui produk unggulannya Suplemen Kesehatan Kuku Bima kembali menggelar operasi sumbing bibir gratis untuk 60 anak-anak penderita bibir sumbing dan langit-langit gratis bagi bayi dan anak-anak di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan bhaksi sosial itu Sido Muncul bekerja sama dengan Rotary Club of Semarang Bojong, Sido Muncul menyumbang Rp 533 juta.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Presiden Rotary Club of Semarang Bojong Lili Santoso secara online. Operasi gratis ini akan dilaksanakan selama empat hari, mulai 24-27 Januari 2024 di Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik, Belu, NTT.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan kegiatan bhakti sosial ini diikuti oleh 60 pasien dari seluruh wilayah di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan total nilai bantuan Rp533 juta. Bantuan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban orang tua yang anaknya mengalami bibir sumbing.

Menurut Irwan, bantuan operasi gratis ini merupakan yang ketiga kalinya untuk wilayah Nusa Tenggara Timur. Sedangkan bantuan untuk operasi gratis untuk wilayah Kupang, NTT, pertama kali diberikan pada 2018, lalu 2019, dan kembali diberikan pada tahun ini.
Hingga saat ini, tutur Irwan, total pasien yang telah dioperasi di berbagai wilayah Indonesia mencapai sebanyak 514 pasien.
“Semoga apa yang kita lakukan bersama dapat memberikan manfaat, anak-anak bisa sehat dan sembuh untuk menatap masa depan yang lebih ceria,” ujar Irwan saat memberikan sambutannya secara online.
Dia menambahkan, bantuan tersebut akan terus dilakukan ke seluruh wilayah di Indonesia. Sido Muncul telah memulainya sejak 2018 dari kawasan Indonesia Timur dan lainnya. Saat ini pun sudah lebih mencapai 514 anak yang dioperasi.
“Kami bisa merasakan bahwa anak-anak yang menderita bibir sumbing kesulitan untuk makan dan kurang percaya diri terhadap penampilannya. Maka itu, kami kembali memberikan bantuan operasi sumbing bibir gratis bagi 60 penderita yang ada di wilayah Belu, NTT,” tutur Irwan.
Irwan menuturkan, bantuan yang diberikan ini merupakan bagian dari upaya Sido Muncul untuk berkontribusi pada masalah kesehatan yang ada di Indonesia.
“Kami berharap baksos operasi sumbing bibir ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk ikut menyelenggarakan kegiatan yang sama, karena angka penderita sumbing bibir di Indonesia tergolong masih tinggi. Semakin banyak yang mengadakan, mudah-mudahan semakin banyak pula yang bisa terobati,” ujar Irwan.
Irwan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung program tersebut, mulai dari dokter, tim Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik, Rotary Club of Semarang Bojong, hingga Pemerintah Kabupaten Belu.
“Saya berharap operasi berhasil baik, saya doakan supaya tetap yakin, Anda di tangan rumah sakit dan dokter yang tepat. Semoga nanti mereka (anak-anak) bisa menghadapi masa depan yang cerah,” tutur Irwan.
Sementara itu, Direktur RS Katolik Marianum Halilulik sr dr Maria Andriana Neno merasa mendapat kehormatan karena rumah sakit yang dipimpinnya mendapat kepercayaan melaksanakan baksos operasi gratis.
“Pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih pada Bupati yang hadir membuka kegiatan. Juga kepada Yayasan Rotary Club yang telah menginisiasi acara ini. Terima kasih juga kepada Sido Muncul. Ini sungguh suatu kehormatan bagi kami karena rumah sakit kami mendapat kepercayaan melaksanakan acara ini,” ujar Marianus.
Bupati Belu dr Agustinus Taolin juga menyampaikan terima kasih pada Sido Muncul hingga berbagai pihak yang ikut peduli terhadap kesehatan anak-anak Belu, NTT. Menurtutnya, Irwan selain orang besar, juga memiliki hati yang besar.
”Bapak Irwan ini, di samping orang besar juga orang yang punya hati dan kekuatan yang besar. Kami ingin beliau tetap sehat agar dapat terus membantu banyak orang yang mengalami masalah kesehatan seperti ini. Terima kasih sebesar-besarnya. Tentu terima kasih saja tidak cukup karena masyarakat merasa sangat terbantu dan anak-anak punya harapan untuk menatap masa depan yang lebih baik lagi,” tuturnya
Bahkan Sido Muncul pun mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Salah satu apresiasi tersebut diberikan oleh Eleonora atau akrab disapa Nora yang merupakan ketua panitia dari kegiatan pemberian donasi. Nora yang secara langsung hadir di Atambua mengatakan, bantuan yang diberikan Sido Muncul dapat berperan besar dalam mengembalikan senyum anak-anak di Belu.
“Bantuan yang diberikan adalah bentuk upaya dari Sido Muncul untuk membuat dunia dan masa depan anak-anak di Belu menjadi lebih baik. Kita tahu, bibir sumbing ini dampaknya sangat besar seperti yang dikatakan pak Irwan. Dengan bantuan ini, Sido Muncul telah membantu penderita untuk memiliki kesamaan hak, kesempatan belajar, dan fisik seperti anak-anak lain,” ujar Nora.

