Turnamen E-Sport Kapolres Pekalongan Kota Cup 2026
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi berfoto bersama para pemenang turnamen E-Sport Kapolres Pekalongan Kota Cup 2026 Mobile Legends: Bang Bang, Rabu (15/4).(Dok. Humas Respekta)
|

Turnamen E-Sport Kapolres Pekalongan Kota Cup 2026 Tampilkan Potensi Atlet Baru

PEKALONGAN[BahteraJateng] – Polres Pekalongan Kota menggelar turnamen E-Sport bertajuk Kapolres Pekalongan Kota Cup 2026 Mobile Legends: Bang Bang yang berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Pekalongan Kota pada Rabu (15/4).

Sebanyak 18 tim ambil bagian dalam kompetisi ini, menampilkan kemampuan terbaik para pemain muda di bidang olahraga digital. Turnamen ini menjadi ajang unjuk bakat sekaligus wadah kompetisi bagi komunitas E-Sport di Kota Pekalongan.


Kegiatan dibuka oleh Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, yang menyampaikan harapannya agar ajang ini mampu melahirkan atlet E-Sport berprestasi.

“Melalui turnamen ini, kami berharap muncul generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.


Jalannya pertandingan berlangsung kompetitif sejak awal. Turnamen E-Sport diawali dengan laga fun game antara tim disabilitas Kota Pekalongan melawan personel Polres Pekalongan Kota, yang dimenangkan oleh tim disabilitas dan mendapat sambutan meriah dari penonton.

Memasuki babak utama, persaingan antar tim semakin ketat hingga babak final. Tim Effortles Garage berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen.

Posisi juara kedua diraih oleh tim Nasir, sementara peringkat ketiga ditempati bersama oleh tim Timnas PKL dan tim Kecubung. Adapun predikat Most Valuable Player (MVP) diberikan kepada Niko Tzy atas kontribusinya yang menonjol selama kompetisi berlangsung.

Para pemenang dalam turnamen ini memperoleh total hadiah sebesar Rp10 juta.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menunjukkan besarnya potensi atlet E-Sport lokal di Kota Pekalongan. Antusiasme peserta dan kualitas pertandingan dinilai menjadi indikator berkembangnya ekosistem olahraga digital di daerah tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir bibit-bibit atlet E-Sport yang mampu membawa nama Kota Pekalongan ke kancah yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *